(Taiwan, ROC) - Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) melaporkan penambahan enam kasus domestik dan 26 kasus impor COVID-19 di Taiwan pada hari Senin, 10 Januari.
Semua dari enam kasus domestik, termasuk satu yang dikonfirmasi pada Minggu malam, berkaitan dengan kluster Bandara Internasional Taoyuan yang mulai menyebar pekan lalu, sehingga jumlahnya kini bertambah menjadi 30 orang. Tiga darinya diklasifikasikan sebagai infeksi terobosan, satu darinya telah menerima satu dosis vaksin Pfizer-BioNTech, dan dua berusia di bawah 10 tahun dan belum divaksin.
Mengantisipasi terus meluasnya kluster tersebut, CECC telah menyelesaikan tes PCR terhadap lebih dari 8.000 karyawan bandara yang menemukan tiga orang positif. Di lain pihak, juga disebabkan keterkaitan dengan kluster bandara, dua sekolah dasar dan tiga sekolah menengah pertama akan menghentikan kelas, masing-masing 14 hari dan satu hari.
Selain kasus domestik, Taiwan juga melaporkan 26 kasus impor pada Senin, tapi CECC tidak merilis keterangan lebih lanjut mengenai status vaksinasi kasus impor.
Hingga saat ini, Taiwan telah mengonfirmasikan 17.393 kasus COVID-19 sejak pandemi berawal pada 2020, di mana 14.635 di antaranya adalah kasus domestik. Untuk tahun 2022, Taiwan telah mencatat 31 kasus domestik, semuanya kecuali satu terkait dengan kluster Bandara Taoyuan.
Sementara itu, jumlah kematian COVID-19 yang dikonfirmasi di Taiwan tetap 850 orang, dengan kematian terakhir terkait dengan COVID-19 dicatat pada 19 Desember.