History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jumlah Pekerja Cuti Tanpa Upah di Taiwan Turun ke Bawah 10.000 Orang

  • 10 January, 2022
  • 陳志勇
Jumlah Pekerja Cuti Tanpa Upah di Taiwan Turun ke Bawah 10.000 Orang
Jumlah Pekerja Cuti Tanpa Upah di Taiwan Turun ke Bawah 10.000 Orang

(Taiwan, ROC) - Jumlah pekerja yang menjalani program cuti formal di Taiwan berkurang lebih dari 8.000 dalam satu minggu terakhir dan turun ke bawah 10.000 untuk pertama kalinya sejak Juni 2021, demikian diumumkan Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) pada hari Senin.

Data yang dikumpulkan oleh MOL hingga 7 Januari menunjukkan, jumlah pekerja yang setuju untuk mengambil cuti tanpa upah turun menjadi 9.488 orang selama seminggu terakhir, berkurang 8.784 orang dari laporan sebelumnya yang dirilis pada 3 Januari; sementara jumlah perusahaan dengan program cuti juga turun 808 dari seminggu sebelumnya menjadi 1.797.

Direktur Departemen Standar Tenaga Kerja dan Kesetaraan Pekerjaan MOL Huang Wei-chen (黃維琛) menerangkan, berkurangnya jumlah pekerja yang diliburkan tanpa upah adalah konsekuensi dari dihentikannya program cuti di sejumlah perusahaan, termasuk sebuah perusahaan katering maskapai yang mempekerjakan kembali lebih dari 800 karyawan.

Tapi Huang tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa jumlah pekerja cuti tanpa upah akan naik kembali ke atas 10.000 dalam satu pekan mendatang, karena banyak agen perjalanan dan perusahaan di industri transportasi dan pergudangan sedang dalam proses pelaporan data pekerja cuti tanpa upah.

Jumlah pekerja yang cuti tanpa upah pada satu titik sempat melonjak menjadi 58.000 orang setelah melampaui angka 10.000 pada Juni tahun lalu, tetapi secara bertahap turun menjadi di bawah 20.000 sejak Desember.

Selama seminggu terakhir, jumlah pekerja cuti tanpa bayaran di industri jasa pendukung, yang sebagian besar terdiri dari agen perjalanan, turun paling banyak yakni sekitar 2.500 orang, diikuti oleh penurunan 2.081 orang di sektor penginapan dan mamin (makanan dan minuman).

Di sektor manufaktur, jumlah pekerja yang mengambil cuti tanpa upah turun 1.340 orang, sementara sektor transportasi dan pergudangan mengalami penurunan 700 pekerja yang cuti selama seminggu terakhir.

Komentar

Terbarumore