(Taiwan, ROC) Pusat Komando Sentral Epidemi (CECC) pada kemarin malam (5/1) mengumumkan, penularan kluster bandara Taoyuan bertambah lagi 3 orang yang positif terinfeksi COVID-19, terkait dengan hal ini maka memperluas inspeksi kesehatan terhadap petugas kebersihan Grup perusahaan Sincere shift malam di terminal bandara sejumlah 93 orang, semuanya dikumpul dan diisolasi di karantina pusat. Guna menanggapi kasus penularan kluster petugas kebersihan bandara Taoyuan , pemerintah kota Taoyuan membentuk 5 pos pemeriksaan kesehatan. Dirjen Departemen Kesehatan Pemkot Taoyuan Wang Wen-yen (王文彥) pada hari Kamis ini (6/1) saat rapat khusus pencegahan epidemi melaporkan, pihaknya membentuk pos pemeriksaan kesehatan darurat di distrik Chungli, Bade, Pingchen, selain pada tanggal 4 Januari mendapati 1 kasus positif terinfeksi, yang lainnya hasil laporan pemeriksaan saat ini adalah negatif.
Selain pembentukan pos kesehatan darurat, dikarenakan pasien yang terinfeksi memiliki rekam jejak mengikuti acara karaoke dan makan bersama Golden Voice Singers Club (金嗓歌友會) yang melibatkan banyak orang, Walikota Taoyuan Cheng Wen-tsan (鄭文燦) mengatakan, pasien tersebut bekerja paruh waktu di Club ini, untuk keamanan bersama, maka pihak yang terlibat dalam acara kumpul makan bersama merayakan pergantian tahun baru pada tanggal 31 Desember 2021 sejumlah lebih dari 800 orang akan dicatat dan dilakukan pemeriksaan kesehatan. Walkot Taoyuan Cheng Wen-tsan mengatakan, “Mulai pagi hari hingga saat ini sudah ada sekitar 60 orang yang menjalani pemeriksaan kesehatan, pihak kami akan menyelesaikan pemeriksaan kesehatan pada hari ini.”
Berkaitan dengan petugas kebersihan, Wang Wen-yen mengatakan, setelah mendapat informasi penambahan 3 kasus positif terinfeksi, menilai kondisi petugas kebersihan yang berkumpul cukup serius maka 91 orang yang bekerja di shift malam akan dikirim untuk diisolasi di karantina pusat.
Mengenai bandara Taoyuan, Walikota Taoyuan Cheng Wen-tsan mengatakan, guna menghindari adanya rantai penyebaran yang tidak terlihat, telah mengusulkan kepada CECC untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap petugas yang dinilai rentan, sementara orang-orang yang berada di garda terdepan seperti petugas di bandara, awak kapal, tim pencegahan epidemi dan karyawan di hotel karantina semestinya mendapat vaksin booster (dosis ke-3), tidak menetapkan interval waktu dari dosis ke-2 selama 5 bulan, hal ini bertujuan untuk menjamin keamanan pencegahan epidemi.