(Taiwan, ROC) – Media melaporkan, belakangan ini pemerintah akan mendeportasi 21 warga Daratan Tiongkok, termasuk Saving Hu Haibo. Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) pagi hari ini (6/1) menyampaikan, deportasi penyelundup merupakan pengoperasian biasa dengan mengikuti prinsip kemanusiaan, keamanan dan kelancaran serta dilakukan dalam penerapan pencegahan epidemi lengkap.
Wakil Menteri Kehakiman Chen Ming-tang (陳明堂) hari Kamis ini (6/1) saat menerima wawancara juga menyampaikan, pemulangan ini didasarkan pada perjanjian kerjasama yudisial dan memerangi kriminal yang disepakati oleh kedua lintas selat, sementara dalam beberapa tahun ini, kedua belah pihak saling memberikan informasi dan memulangkan pelaku kejahatan, semua berjalan dengan normal dan tidak ada kondisi dadakan.
Agenda Komite Hukum dan Yudisial Yuan Legislatif pada hari ini selain memeriksa beberapa pasal hukum pidana terkait memperberat tanggung jawab atas tindakan berkendaraan setelah konsumsi miras yang diusung oleh anggota kaukus dari parpol oposisi untuk direvisi juga meninjau laporan yang disampaikan oleh Wakil Menteri Kehakiman Chen Ming-tang. Sebelum memberikan laporan, Chen Ming-tang diwawancarai media dan menginformasikan, Direktorat Jendral Keimigrasian Kemendagri sejak kemarin akan secara berturut-turut memulangkan 21 penyelundup ilegal kembali ke RRT, ketika media mempertanyakan Chen Ming-tang, “Mengapa ada tindakan pemulangan dadakan?”
Chen Ming-tang menjawab, hubungan lintas selat terkait deportasi penyelundup didasarkan pada kerjasama memerangi kriminal antar selat yang telah disepakati bersama, tidak ada kondisi dadakan, seperti kasus beberapa waktu terakhir ini, ada kasus pembunuhan, pelaku melarikan diri ke RRT, pelaku tindakan pembunuhan di Hsindian ini dipulangkan kembali ke Taiwan untuk diadili, kondisi demikian sangat wajar.
Lebih lanjut media mempertanyakan ke Chen Ming-tang, apakah ini termasuk niat baik dari Taiwan terhadap RRT, atau pihak RRT akan memulangkan pelaku kejahatan Taiwan kembali ke Taiwan dalam waktu yang tak menentu, apakah mengharapkan hubungan hukum timbal balik antar selat terus berlanjut? Chen Ming-tang mengatakan, didasarkan pada kesepakatan memberantas kriminal dan kerangka kerjasama yudisial, untuk menangani permasalahan yang terkait mencakup laporan dan informasi kasus dan pelaku kejahatan berjalan dengan sebagaimana mestinya, walaupun angka kasus kejadian lebih rendah dibandingkan sebelumnya, terdapat kesenjangan, akan tetapi beberapa tahun terakhir ini dilaksanakan dengan normal dan mengharapkan kerangka kerjasama ini dapat dikembangkan secara normal.