History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Paket Asal Thailand Terlacak Asfivirus, Taiwan Imbau Thailand Segera Lapor OIE.

  • 05 January, 2022
  • 鄭蕙玲
Paket Asal Thailand Terlacak Asfivirus, Taiwan Imbau Thailand Segera Lapor OIE.
Wakil Ketua Dewan Pertanian, Huang Chin-cheng (foto:CNA)

(Taiwan, ROC) -- Guna menanggulangi bertambahnya keluar masuknya orang dan paket pos semasa tahun baru Imlek, Pusat Penanggulangan Bencana Asfivirus hari Rabu (5/1) mengelar rapat pertama di tahun 2022 ini untuk menginventarisasi implementasi kebijakan dan tugas penanggulangan yang ada. Pusat Penanggulangan menyampaikan, meneruskan dari 15 Desember 2021, Badan Pelayanan dan Biro Inspeksi untuk perdana bekerja sama dengan Pusat Pengelolaan Paket Pos Tainan dan berhasil menemukan paket berisi sosis daging babi yang dikirimkan dari Thailand masuk ke Taiwan, dan mendapati produk tersebut mengandung Asfivirus, kemudian dalam waktu singkat kurang dari 2 minggu yaitu pada tanggal 27 Desember 2021 kembali menemukan paket berisi sosis babi yang juga dikirimkan dari Thailand yang mengandung Asfivirus.  

Kepala Biro Inspeksi, Tu Wen-Jane (杜文珍) menyampaikan, setelah pihaknya memeriksa dan mendapati adanya paket yang mengandung Asfivirus sudah langsung memberitahukan pihak pemerintahan Thailand, dan juga telah mendapat respons, berdasarkan pemeriksaan mereka memberitahukan bahwa seharusnya olahan dari daging babi yang diimport dari negara kawasan epidemi Asfivirus babi. Sampai tanggal 27 Desember 2021 kemarin untuk kedua kalinya menemukan paket berisi produk mengandung Asfivirus dan sekarang ini masih belum memberitahukan pihak pemerintah Thailand.

Wakil Ketua Dewan Pertanian, Huang Chin-cheng (黃金城) mengemukakan, pihak Taiwan terus merespons kepada Thailand, berharap pemerintah Thailand dapat dengan serius menanggapi masalah kemungkinan keberadaan Asfivirus. Berdasarkan pengalaman Internasional, sebuah negara yang tidak termasuk dalam kawasan epidemi maka tidak mungkin akan mengimpor produk daging babi dari negara terjangkit, Huang Chin-cheng mengkhawatirkan, saat ini semua negara ASEAN kecuali Thailand telah melaporkan keberadaan epidemi Asfivirus pada (World Organisation for Animal Health (OIE). Diharapkan Thailand dapat segera memeriksa dan melacak asal muasal dari Asfivirus di peternakan babinya.

Wakil Ketua Dewan Pertanian, Huang Chin-cheng (黃金城) mengatakan,“Sebuah negara yang tidak melaporkan bahwa negaranya adalah kawasan epidemi Asfivirus sudah pasti tidak akan mengimpor daging babi dari negara terjangkit sebagai bahan olahan produknya, saya rasa ini merupakan tindakan yang dilakukan oleh negara-negara di seluruh dunia, untuk itu saya beranggapan pemerintah Thailand mungkin harus menghadapi dan menyelesaikannya secara tuntas apabila dalam negerinya telah terjangkit wabah ini.”

Badan Penanggulangan saat ini juga akan memasukkan Thailand sebagai daftar negara yang berisiko tinggi dan akan mulai melakukan pemeriksaan produk yang dikirimkan dari Thailand seperti halnya produk-produk yang mengandung daging babi yang dikirimkan dari negara ASEAN lainnya. Selain itu tiap-tiap kementerian dan instansi juga akan terus memperkuat sosialisasi pencegahan epidemi bagi pekerja migran dan migran baru dari Asia Tenggara, dan meminta untuk tidak mengirim produk babi dan hewan lainnya ke Taiwan dari luar negeri agar dapat mencegah penyebaran epidemi dari luar negeri.

Komentar

Terbarumore