History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Masalah Impor Produk Pangan Fukushima  Chen Chi-chung: Berdasarkan Standar Internasional

  • 29 December, 2021
  • 尤繼富
Masalah Impor Produk Pangan Fukushima  Chen Chi-chung: Berdasarkan Standar Internasional
Masalah Impor Produk Pangan Fukushima Chen Chi-chung: Berdasarkan Standar Internasional

(Taiwan, ROC) -- Partai oposisi Partai Kuomintang (KMT) telah membentuk tim khusus untuk membahas masalah impor produk pangan dari 5 kabupaten Fukushima Jepang. Ketua Dewan Pertanian, Chen Chi-chung (陳吉仲) hari Rabu (29/12) mengungkapkan terima kasih atas kesediaan Partai KMT membahas masalah ini, selanjutnya Taiwan akan berdasarkan peraturan internasional yaitu dengan berdasarkan pada data ilmiah dan keamanan makanan dalam menghadapi masalah ini.

Kepala Divisi Pelayanan Internasional Partai KMT, Alexander Huang (黃介正), kemarin (28/12) dalam jumpa pers yang digelarnya mengemukakan, salah satu yang menjadi perhatian utama dalam keseharian tugas KMT, adalah masalah produk pangan dari 5 kabupaten Fukushima Jepang, untuk itu KMT pusat, fraksi Yuan Legislatif dan Think Tank telah bersama-sama membentuk sebuah tim khusus. Anggota Komite Ekonomi Yuan Legislatif hari ini (29/12) melanjutkan rapat pemeriksaan terkait rancangan undang-undang pendidikan pangan pertanian, dalam wawancara media sebelum rapat berlangsung, Chen Chi-chung menyampaikan terima kasih atas kesediaan Partai KMT membahas masalah ini, berdasarkan data ilmiah dari standar internasional, Taiwan sendiri akan selalu menghadapi masalah ini dalam perdagangan Taiwan dan Jepang hingga kedepannya nanti setelah bergabung dalam Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP).

Chen Chi-chung menyampaikan, sejak 15 Maret 2011 hingga sekarang ini telah memeriksa 180 ribu jenis produk makanan yang diimpor dari Jepang, setiap jenisnya aman dan memenuhi standar keamanan makanan, saat ini hanya Taiwan dan Daratan Tiongkok yang melarang impor produk pangan dari 5 kabupaten di Jepang. Taiwan akan berdasarkan peraturan internasional, berlandaskan data ilmiah dan mengutamakan keamanan makanan dalam menghadapi masalah impor produk pangan dari 5 kabupaten di Fukushima Jepang. 

Selain itu, kemarin Chen Chi-chung juga menyarankan, konversi penetapan undang-undang terhadap pinang berdasarkan perbandingan dengan undang-undang pencegahan bahaya tembakau, dan sekaligus memberlakukannya. Hari ini Chen Chi-chung kembali menjelaskan, jika hanya dari Dewan Pertanian yang menyarankan konversi UU pinang, nantinya pasar akan beralih dengan mengimpor dari luar negeri dengan alasan pemenuhan kebutuhan, untuk itu anggota komite administrasi Yang Eksekutif, Lin Wan-yi juga mempersiapkan perbandingan dengan undang-undang pencegahan bahaya asap tembakau.

Secara jujur Chen Chi-chung mengungkapkan bahwa masalah pinang sangat rumit, Dewan Pertanian mengumumkan pedoman pengelolaan penanaman dan produksi pinang pada tahun lalu, populasi konsumen pinang yang mencapai 1 juta jiwa setiap tahunnya dan penderita kanker rongga mulut juga mengalami peningkatan yang signifikan, untuk itu Dewan Pertanian berharap dapat memberikan pembinaan bagi produsen pinang. Chen Chi-chung mengemukakan, berdasarkan statistik, usia konsumen di Taiwan yang mengonsumsi pinang pada beberapa daerah di Taiwan ada yang masih di bawah umur yaitu berusia 10 tahun. Badan Pengawas juga memberikan laporan pemeriksaannya kepada Eksekutif Yuan kemarin, dan menyarankan agar pemerintah melakukan pembahasan lintas kementerian dalam menghadapi bahaya yang ditimbulkan dari pinang, serta secepatnya mengeluarkan undang-undang khusus pengelolaan.

Komentar

Terbarumore