(Taiwan, ROC) Menyambut pergantian malam tahun baru, pihak perusahaan MRT Taipei memobilisasi lebih dari 20 orang relawan warga asing, dengan bahasa ibu memberikan bantuan kepada pengunjung, hal ini menjadi bentuk perhatian dan keramahan Taiwan. Para relawan juga mengatakan, sebelumnya kesempatan pelayanan ini dibatalkan karena epidemi, tahun ini sangat mengharapkan kegiatan malam tahun baru dapat berjalan sehingga bisa melayani para pengunjung.
Perusahaan MRT Taipei pada hari Selasa ini (27/12) menyampaikan, bersama Global Worker’s Organization” berlanjut merekrut relawan, tidak membatasi berapa lama pernah menetap di Taiwan, jenis kelamin, pekerjaan, asalkan antusias memberikan bantuan komunikasi, maka setiap warga asing disambut dengan baik untuk bergabung menjadi relawan yang menggunakan bahasa ibu untuk membantu pengunjung yang memerlukan bantuan.
Perusahaan MRT mengemukakan, sebelumnya kegiatan ini juga diikuti oleh pekerja migran asing, tahun ini diperluas juga membuka perekrutan untuk pelajar asing, total ada lebih dari 20 relawan asing yang siap siaga di malam tahun baru pada tanggal 31 Desember 2021, memberikan layanan agar pengunjung dapat menikmati perayaan dengan lancar, merasakan rupa Taipei yang berbeda dan pulang sampai ke rumah dengan selamat.
Salah satu relawan asal Indonesia, Hanas Subakti menyebutkan, sebelumnya pelayanan ini dibatalkan karena epidemi, maka tahun ini sangat mengharapkan dapat berkesempatan melayani pengunjung, berinteraksi dengan mereka dan memperakrab Taiwan dan Indonesia.