History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

NIA: Taiwan Telah Memberikan Vaksinasi COVID-19 kepada 30.000 Warga Asing Pemegang Visa Kedaluwarsa

  • 27 December, 2021
  • 陳志勇
NIA: Taiwan Telah Memberikan Vaksinasi COVID-19 kepada 30.000 Warga Asing Pemegang Visa Kedaluwarsa
Warga mengantre dengan tertib untuk menerima vaksin COVID-19 di pos penyuntikan di aula Stasiun Kereta Taipei (TMS). (Foto: NIA)

(Taiwan, ROC) - Taiwan telah memberikan vaksinasi COVID-19 kepada lebih dari 30.000 warga asing pemegang visa yang masa berlakunya sudah lewat, dalam arti kata hampir 40% dari warga asing dengan visa kedaluwarsa telah divaksin melalui program vaksinasi “Carefree” yang diluncurkan sejak 3 Desember, demikian diumumkan oleh Ditjen Imigrasi Nasional (NIA) melalui sebuah keretangan pers yang dirilis pada hari Minggu.

Program tersebut adalah hasil kerja sama antara NIA dan Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC), Kementerian Ketenagakerjaan (MOL), dan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), dengan dukungan dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM). Intinya adalah menawarkan vaksinasi COVID-19 secara gratis bagi warga asing dengan visa kedaluwarsa, termasuk para pekerja migran kehilangan kontak, dengan jaminan tidak akan ada pemeriksaan, pelacakan dan penangkapan dalam proses vaksinasi.

Selain itu, jika penerbangan dilanjutkan antara Taiwan dan negara asal peserta yang masa berlaku visanya sudah lewat, mereka yang mengikuti program vaksinasi “Carefree” ini akan dibebaskan dari larangan masuk ke Taiwan selama mereka menyerahkan diri kepada NIA dalam waktu enam bulan.

Lokasi vaksinasi tersebar di berbagai pelosok Taiwan, tapi yang paling utama adalah pos penyuntikan di Stasiun Kereta Taipei (TMS), dan durasi vaksinasi telah diperpanjang hingga 31 Januari karena respons baik.

Untuk diketahui, warga asing dengan visa kedaluwarsa di Taiwan berjumlah sekitar 83.700 orang per Oktober 2021, mencakup pemegang berbagai jenis Sertifikat Penduduk Asing (ARC), pengunjung dengan visa turis, dan pekerja migran tidak berdokumen.

Komentar

Terbarumore