(Taiwan, ROC) – Menjelang akhir tahun, perusahaan akan menilai kinerja karyawannya sedangkan karyawannya mengharapkan besaran bonus akhir tahunnya. Berdasarkan jajak pendapat tenaga bank, 63% dari pekerja kantoran yang karena bonus tahunan tidak sesuai dengan harapannya sehingga mempengaruhi kesediaannya untuk mempertahankan pekerjaannya. Apabila perusahaan ingin agar tenaga talenta mereka tetap terus bekerja di perusahaannya maka harus menambahkan gaji sebesar NT$6.421,- baru dapat mempertahankannya.
Untuk memahami pergerakan tenaga kerja kantoran sebelum Tahun Baru Imlek, Bank Tenaga Kerja merancang survei “keingian transformasi kerja sebelum akhir tahun”, melakukan jajak pendapat dengan angket melalui internet, jajak pendapat dilakukan selama 2 pekan yaitu dari 10 – 23 Desember 2021 terhadap 1071 responden dengan tingkat kepercayaan standar 95%, relative error 2,99%.
Berdasarkan hasil survei mendapati, sekitar 61% pekerja kantoran yang akan pindah kerja sebelum tahun baru Imlek, termasuk didalamnya 52,3% yang sedang mencari peluang karir dan 9% sudah mendapatkan pekerjaan baru, angka ini memperlihatkan penurunan sebesar 28% dibandingkan tahun lalu. 3 alasan utama dari keingian pindah kerja adalah pertama, karena ingin mencari gaji yang lebih baik, lingkungan kerja sebelumnya kurang baik dan tidak ada kesempatan naik posisi kerja.
Mengenai pertimbangan sebelum pindah kerja dalam unsur “lingkungan kerja”? survei memperlihatkan, yang paling dominan karena alasan gaji, kedua kenaikan gaji setiap tahunnya, konten pekerjaan, lingkungan tempat kerja dan lamanya waktu perjalanan.
Kepala Pusat Media Bank Tenaga Kerja 111, Ker Qi-sheng (何啟聖) menyampaikan, berdasarkan data Direktorat Jenderal Budjet, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) tingkat pengangguran Novermber sebesar 3,66% yang mana angka ini menunjukkan penurunan selama 5 bulan berturut-turut, memperlihatkan keinginan perusahaan untuk merekrut pegawai mengalami peningkatan. Berdasarkan pengamatan Bank Tenaga Kerja 1111, selama 3 bulan terakhir terdapat penambahan 40 ribu peluang kerja, hal ini menunjukkan kecenderungan perusahaan melihat bertambahnya peluang “bisnis” di tahun depan, ditambah lagi dengan dibagikannya kupon revitalisasi quintuple yang merangsang kebutuhan konsumen domestik, kemungkian pergerakan konsumen akan terus berlangsung hingga kuartal pertama tahun depan sehingga kebutuhan tenaga kerja juga meningkat.
Ker Qi-sheng (何啟聖) mengemukakan, berdasarkan survei, rata-rata harapan gaji setelah pindah kerja adalah sebesar NT$43.030 mendekati gaji rata-rata yang diumumkan DGBAS yaitu NT$43.593. Namun terdapat 78% tenaga kerja dari perusahaan yang ingin mempertahankan tenaga kerja berbakatnya, bersedia tetap bekerja di perusahaan semula tetapi dengan persyaratan memberikan penambahan gaji sebesar NT$6.421.
Seiring dengan menjelang akhir tahun, di mana perusahaan akan menilai kinerna pegawainya sebagai pertimbangan pemberian bonus akhir tahun, dari survei yang dilakukan memperlihatkan ada 63% pekerja kantoran yang secara jujur mengemukakan, apabila bonus tahunan tidak sesuai dengan keinginan maka akan mempengaruhi kesediaan mereka untuk meneruskan pekerjaan di tempat yang sama, selain itu juga mengemukakan baru akan merasa puas dan bahagia apabila mendapat bonus tahunan sebesar NT$110 ribu.