(Taiwan, ROC) – Festival tata cahaya atau Taiwan International Light Festival 2021 digelar secara resmi pada tanggal 25 Desember di taman bagian luar gedung National Taiwan Museum of Fine Arts. Pihak panitia penyelenggara pada hari Rabu tanggal 22 Desember sebelumnya telah menggelar kegiatan promosi terkait. Adapun pameran tata cahaya lampu kali ini, secara khusus mengundang seniman Larisa Bakurova yang memberian panduan kepada atlet Lee Xin-fei untuk memberikan pertunjukkan tarian dengan bola. Lee Xin-fei yang baru berusia 8 tahun, akan bersama dengan atlet lainnya memberikan pertunjukkan bagi publik.
Kepala National Taiwan Museum of Fine Arts Liang Yung-fei menyampaikan bahwa kegiatan festival ini adalah yang ke tiga kalinya digelar, dimana kali ini baik jumlah maupun skala pagelaran adalah yang terbanyak dan terbesar dalam sejarahnya.
Liang Yung-fei mengatakan, “Tahun lalu, dalam kurun waktu 1 bulan kami berhasil menyerap lebih dari 130 ribu pengunjung, oleh karena itu kami mengkhawatirkan jumlah pengunjung yang terlampau banyak dan tidak dapat terkoordinir dengan baik, maka kali ini kami melakukan pembatasan dengan sekat, kawasan dan kami akan melakukan upaya pengendalian yang lebih baik dan juga jumlah petugas yang lebih banyak.
Adapun negara yang turut diundang dalam festival kali ini antara lain ada Jepang, Prancis, Australia dan sebagainya. Festival selain menggaungkan seni, teknologi dan juga performa pertunjukkan, juga turut membentuk 10 tim teater cahaya, di waktu yang bersamaan juga kembali memberikan deskripsi akan makna “Cahaya”, “Peran Cahaya”. Liang Yung-fei menjelaskan jika Festival Tata Cahaya adalah hal yang sangat indah, dan merupakan bagian dari sebuah pertunjukkan seni dengan bermain pada cahaya.
Liang Yung-fei mengatakan, “Ini bukan Festival Lentera, dan akan sangat berbeda dengan Festival Lentera. Oleh sebab itu, kami mengundang seluruh masyarakat dapat turut serta menikmatinya, dan bisa menyelami keindahan seni tata cahaya yang ada.”
Adapun masa festival kali ini tentu akan meliputi perayaan Hari Natal, Tahun Baru, Imlek dan juga Festival Lentera sendiri, bahkan akan diselenggarakan hingga liburan beruntun tanggal 28 Februari.