History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Waktu Kerja Uni Emirat Arab 4 setengah Hari Seminggu Mulai Tahun Depan

  • 11 December, 2021
  • 譚雲福
Waktu Kerja Uni Emirat Arab 4 setengah Hari Seminggu Mulai Tahun Depan
Waktu Kerja Uni Emirat Arab 4 setengah Hari Seminggu Mulai Tahun Depan

(Taiwan, ROC) – Mulai tanggal 1 Januari 2022 Uni Emirat Arab menerapkan pengurangan waktu kerja menjadi 4 setengah hari per minggu bagi pegawai negeri sipilnya, dengan demikian pasar global akan menyesuaikan langkah yang diambil Uni Emirat Arab. Namun apakah perusahaan swasta juga akan mengikuti langkah ini?

Negara produksi minyak bumi terbesar Uni Emirat Arab, yang juga merupakan kawasan pusat bisnis, perdagangan dan wisata global, saat ini menerapkan libur mingguan adalah hari Jumat dan Sabtu. Berdasarkan pengumuman pemerintah setempat, mulai 1 Januari tahun depan waktu libur akhir pekan dimulai dari hari Jumat sore hingga Minggu, peraturan ini juga berlaku untuk sekolah. Uni Emirat Arab yang menjadi negara pertama di dunia yang memberlakukan waktu kerja perminggu kurang dari 5 hari.

Menteri Sumber Daya Manusia Uni Emirat Arab, Abdulrahman al-Awar menyampaikan, “Setiap perusahaan boleh berdasarkan kebutuhan pengoperasian masing-masing, mempertimbangkan yang terbaik dan paling sesuai dengan pelayanan perusahaan, karyawan bebas memilih waktu libur akhir pekannya.”

Persaingan ekonomi yang cukup sengit antara Uni Emirat Arab dan Arab Saudi, selama setahun terakhir ini Uni Emirat Arat telah menerapkan langkah ini untuk menarik tenaga berbakat dan negara asing berinvestasi.

Populasi orang asing di Uni Emirat Arab cukup banyak, sebagai solusi masalah yang cukup sensitif umat Muslim, pemerintah Uni Emirat Arab menyampaikan, bagi pegawai yang beragama Islam, waktu kerjanya berakhir pada hari Jumat siang pukul 12. Umat Muslim menjalankan ibadahnya di Masjid setiap hari Jumat sore. 

Pemerintah Uni Emirat Arab mengungkapkan, seiring dengan penyesuaian dan memperbaiki serta keseimbangan waktu kerja dan kehidupan, selain itu bagi negara-negara Muslim seperti Moroko masih menerapkan libur akhir pekan pada hari Sabtu dan Minggu.

Uni Emirat Arab beranggapan, perubahan waktu libur akhir pekan akan lebih membuat pertukaran keuangan, perdagangan, dan ekonomi dengan negara-negara Barat atau negara-negara non-Islam lebih lancar, dan perusahaan multinasional yang berkantor pusat di Uni Emirat Arab juga akan dapat memperkuat hubungan bisnis mereka dengan negara lain. Posisi Uni Emirat Arab sebagai pusat bisnis dan pariwisata kawasan di Teluk Persia juga akan lebih stabil.

Komentar

Terbarumore