History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tim Pemindaian 3D Terkuat di Taiwan, “Solid Memory” Memiliki Tiket Masuk Peluang Bisnis Metaverse

  • 10 December, 2021
  • 陳柏萇
Tim Pemindaian 3D Terkuat di Taiwan, “Solid Memory” Memiliki Tiket Masuk Peluang Bisnis Metaverse
Tim Pemindaian 3D Terkuat di Taiwan, “Solid Memory” Memiliki Tiket Masuk Peluang Bisnis Metaverse

 (Taiwan, ROC) – Seiring datangnya era digital dan virtual, teknologi pemindaian 3D yang dianggap sebagai media konversi antara dunia nyata dan dunia maya juga turut meningkat. Tim pelopor pemindaian 3D Taiwan, “Solid Memory/固態記憶” telah berkiprah di dalam pasar sejak 8 tahun yang lalu, tidak hanya didatangi oleh raksasa hiburan lokal untuk dapat bekerja sama dengan mereka, “Solid Memory/固態記憶” bahkan telah memperoleh tiket masuk akan prospek peluang bisnis metaverse yang saat ini tengah menjadi perhatian seluruh dunia, tinggal perlu menunggu pasar tersebut matang, kemudian bersiap untuk melebarkan sayap dan terbang tinggi!

“Solid Memory/固態記憶” yang berdiri pada tahun 2014 merupakan perusahaan pertama yang mengadopsi pemindaian 3D resolusi ultratinggi “Fotogrametri” di Taiwan, yakni sistem pemotretan sinkronisasi rotasi 360 derajat berkecepatan tinggi dengan menggunakan rangkaian 120 kamera refleks lensa tunggal. Dengan waktu pemindaian yang kurang dari satu detik, namun dapat secara akurat merekam objek, dan rangkaian gerakan ekspresi yang dipindai secara terperinci, bahkan akurasi warnanya pun hampir tidak ada perbedaan.

Sejak didirikannya Roadmap berstandar tinggi sejak awal, pihaknya dengan cepat mendapatkan perhatian di dalam pasar, termasuk berbagai pelaku dari industri film dan televisi, industri animasi ACG, situs arsitektur bersejarah, koleksi digital, barang budaya kreatif, dan lain-lain satu persatu datang mengetuk pintu untuk dapat bekerja sama dengan mereka. Bahkan deretan penyanyi terkenal, seperti: Faye Wong (王菲), Jay Chou (周杰倫), Jolin Tsai (蔡依林), Jam Hsiao (蕭敬騰), JJ Lin (林俊傑), Lin Chi-ling (林志玲), Hebe (田馥甄), dan lain-lain, pernah menjadi mitra kerja sama “Solid Memory/固態記憶”.

CEO Solid Memory, Lee Po-ting (李柏廷) menuturkan, pada awalnya perusahaan hanya beranggotakan tiga orang saja, dirinya yang menempuh pendidikan di Departemen Seni Rupa, Universitas Nasional Seni Taipei, bersama dengan Direktur Teknologi, Chuang Ting-yi (莊定一) memiliki latar belakang komunikasi dan pembuatan animasi. Pada awal pendirian perusahaan, nominal investasi mendekati puluhan juta Dollar Taiwan. 8 tahun yang lalu, ketika teknologi pemindaian 3D Taiwan yang tergolong belum matang, “Solid Memory/固態記憶” sudah menjadi salah satu tim profesional terbaik di Asia.

Lee Po-ting (李柏廷) menambahkan, yang disebut dengan pencetakan 3D sebenarnya merupakan produk yang diperluas di akhir pemindaian 3D, yang diaplikasikan secara beragam, termasuk memindai dan mencetak postur penampilan para aktor dalam 3D, dan mengubahnya menjadi patung yang terlihat sama dengan yang asli. Mitra kerja sama mereka adalah yang sehaluan serta dari berbagai bidang yang berbeda, dan tentu saja termasuk pelaku usaha dari luar negeri. Namun untuk ke depannya, dunia maya merupakan pasar utama yang diprioritaskan oleh “Solid Memory/固態記憶”, termasuk pameran online yang diluncurkan oleh Museum Sun Ten pada tahun ini, pengalaman realitas virtual “Taman Baroque” Konferensi Konten Kreatif TCCF, Agensi Konten Kreatif Taiwan (TAICCA), semuanya ada peran serta “Solid Memory/固態記憶”.

Lee Po-ting (李柏廷) merasa, di era digital, teknologi pemindaian 3D merupakan media penting untuk membantu memasukkan dunia nyata ke dalam dunia virtual. Tak peduli apakah dunia virtual, atau peluang bisnis “Metaverse” yang dinanti-nantikan oleh semua orang, sebenarnya memerlukan permodelan dengan menggunakan teknologi pemindaian 3D, dan Arkeologi merupakan sebuah contoh yang baik. Lee Po-ting (李柏廷) mengatakan, “Untuk arkeologi, misalnya pada rumpun bahasa Austronesia, sebenarnya negara yang berbeda berada di dalam wilayah Austronesia. Bisakah para arkeolog di negara-negara ini melakukan riset bersama, dengan melakukan pemindaian 3D pada artefak, dan bersama-sama melihat model yang terlihat sangat nyata dan mirip dengan yang asli di internet, baik dari sisi warnanya, dan ukurannya. Bahkan di dunia maya, kita juga dapat melakukan perbaikan secara virtual, dapat menghitung volumenya, dan volume ini sangatlah berarti bagi mereka. Dari contoh kejadian seperti ini, mencerminkan jika melalui metode sarana virtual, bisa ada lebih banyak… Seperti yang baru saja saya katakan, adanya hubungan antara ruang, waktu dan manusia, maka dapat bersama-sama melakukan riset dengan para ahli dari negara yang berbeda.”

Lee Po-ting (李柏廷) dengan gembira menyampaikan, mereka sangatlah beruntung karena telah memiliki tiket masuk, apalagi di dunia virtual masa depan, bagaimana cara komunikasi yang akan diterapkan terhadap sesama individu sangatlah patut untuk diperhatikan. “Solid Memory/固態記憶” berharap dapat menggunakan teknik yang telah dikuasai, untuk turut berpartisipasi dalam gelombang pengembangan metaverse.                                                      

Setelah melalui kerja keras saat awal, teknologi komputasi komputer dan komunikasi jaringan menjadi semakin maju dan berkembang dari hari ke hari. Ditambah dengan adanya dorongan dari gelombang pandemi, telah mempercepat perkembangan era virtual, ada semakin banyak industri mulai memperhatikan “Solid Memory/固態記憶”, bahkan TAICCA juga telah menyuntikkan dana subsidi, diharapkan dapat membantu “Solid Memory/固態記憶” dalam kerjasama lintas bidang dengan berbagai industri, serta mempercepat masuknya industri konten budaya Taiwan ke pasar internasional. Dalam hal ini, Lee Po-ting (李柏廷) juga merasa percaya diri dan sangat menantikan untuk dapat bekerja sama dengan semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama menata masa depan!

Komentar

Terbarumore