(Taiwan, CECC) -- Setelah 35 hari berturut-turut tidak ada penularan domestik, hari ini dipastikan penambahan baru 1 kasus yang berasal dari penularan dalam negeri. Dalam jumpa pers khusus yang digelar malam ini (9/12) Pusat Komando Epidemi (CECC) Taiwan mengumumkan seorang perempuan berusia 20 tahun yang merupakan peneliti Academia Sinica dari laboratorium P3 Nangang dipastikan positif terinfeksi COVID-19 yang diperkirakan karena adanya kecerobohan dalam eksperimen. Komandan CECC Chen Shih-chung mengemukakan, kasus ke-16816 sempat terpapar patogen saat bekerja pada pertengahan November, tetapi tidak menunjukkan adanya gejala, hingga tanggal 26 November timbul gejala batuk ringan, batuk bertambah parah pada tanggal 4 Desember, kemudian kehilangan indera penciuman dan perasa pada tanggal 8 Desember, setelah melalui pemeriksaan dokter, hari ini (9/12) dinyatakan positif.
Chen Shih-chung mengemukakan, kasus ke-16816 adalah seorang perempuan warga Taiwan berusia 20 tahunan, sempat bertugas sebagai peneliti pada Laboratorium Pusat Penelitian Genom Academia Sinica, meskipun telah vaksinasi lengkap penyuntikan 2 dosis vaksin Moderna. Berhubung selama 35 hari terakhir berturut-turut tidak ada penularan domestik, dan pasien kasus ke-16816 ini juga tidak memiliki catatan keluar negeri, ditambah lagi tempat kerja pasien berisiko cukup tinggi, pasien juga sempat melakukan penelitian patogen untuk itu sementara ini dinyatakan sebagai kasus penularan domestik.