(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 7 Desember 2021, Taiwan dengan Amerika Serikat mengumumkan pembentukan Kerangka Kerja Sama Perdagangan dan Investasi Teknologi (TTIC). Saat ditemui hari ini, Menteri Ekonomi (MOE) – Wang Mei-hua (王美花) menyampaikan pihaknya akan menggunakan kerangka ini guna mempromosikan kegiatan pertukaran atau investasi antar kedua negara, terutama untuk sektor semikonduktor, jaringan 5G dan kendaraan listrik.
Pada tanggal 7 Desember 2021, Menteri Wang Mei-hua menggelar rapat secara virtual dengan Menteri Perdagangan AS - Gina Raimondo, serta mengumumkan pembentukan kerangka kerja sama perdagangan dan investasi teknologi antar kedua negara. Kerangka ini disinyalir dapat memberikan dampak maksimal bagi promosi perdagangan, perluasan investasi dan kerja-sama industri, serta akan membantu Taiwan mencapai tujuan diversifikasi rantai pasokan.
Ini juga menjadi pencapaian terbaru antar petinggi kedua negara dalam beberapa tahun belakangan
Saat ditemui pada Selasa pagi (7/12), Menteri Wang Mei-hua menerangkan, kerangka kerja antar Taiwan dengan AS kali ini akan membantu kedua negara mempromosikan kerja sama perdagangan di beberapa sektor utama.
Wang Mei-hua mengatakan, “Yang paling utama adalah penandatanganan TTIC, yakni kerangka kerja sama perdagangan dan investasi teknologi. Kerangka ini memungkinkan Taiwan bersama AS terlibat dalam beberapa sektor inti, termasuk semikonduktor, jaringan 5G, kendaraan listrik dan lain-lain. Ini juga menjadi platform untuk mempromosikan ragam kerja sama, pertukaran dan investasi antar kedua belah pihak. Kerangka kali ini memiliki struktur yang mapan, dan ini adalah cara yang baik untuk meningkatkan kerja sama antar Taiwan dengan AS.”
Wang Mei-hua juga menyebutkan, melalui dasar kerja sama yang fundamental, pihak Taiwan tentunya juga berharap dapat bekerja sama dengan AS dalam memperluas sarana infrastruktur di negara ketiga, serta membantu penggiat usaha dalam negeri untuk terlibat dalam proyek BBB Amerika Serikat. Setelah kerangka ini ditandatangani, tim kerja yang terlibat akan langsung mengkonfirmasi arah kerja sama pada masa mendatang, guna memfasilitasi hubungan pertukaran timbal-balik dan proyek investasi antar kedua belah pihak.
MOE melanjutkan, dalam diskusi virtual yang digelar kali ini, kedua menteri membahas peran kunci Taiwan dalam rantai pasokan global, serta pentingnya kedua negara dalam mempertahankan jaringan perekonomian dan akan terus memperluas kerja sama pada masa mendatang.