History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Forum HAM Internasional Chen Chu: Masalah Sistematisasi Penyelidikan Pelecehan Seksual di Sekolah

  • 23 November, 2021
  • 曾秀情
Forum HAM Internasional  Chen Chu: Masalah Sistematisasi Penyelidikan Pelecehan Seksual di Sekolah
Forum HAM Internasional Chen Chu: Masalah Sistematisasi Penyelidikan Pelecehan Seksual di Sekolah

(Taiwan, ROC) -- Forum Perkembangan Hak Asasi Manusia Internasional 2021 yang digelar hari ini (23/11) selama 2 hari berturut-turut di Taipei Internasional Convention Center (TICC), ini juga merupakan forum perdana sejak dibentuknya Komite Nasional HAM dengan menghadirkan 11 pakar perwakilan dari 9 negara yaitu  Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Belanda dan Republik Ceko untuk berinteraksi organisasi domestik secara online maupun fisik, acara akbar ini mengikut sertakan sekitar 250 orang berpartisipasi.

Dalam sambutannya, Ketua Komite Nasional HAM yang sekaligus adalah Ketua Yuan Pengawas, Chen Chu mengemukakan, akan berfokus pada 6 tema yaitu “Kesetaraan dan Pembangunan Etnis”, “Gender dan HAM”, “Pembangunan dan Strategi Komite Nasional HAM di Berbagai Negara”, “Perlindungan HAM Semasa Epidemi”, “Berbagi Kasus Penyelidikan Negara secara Sistematis”, dan “Hak Pendidikan”. Chen Chu juga menekankan bahwa sistematis digital akan diterapkan pada keamanan, kekerasan gender dan juga pelecehan seksual anak-anak di sekolah.

Chen Chu mengatakan, “Kami secara khusus memperhatikan topik-topik pelecehan seksual yang merupakan perluasan dari digitalisasi di era internet, ini merupakan topik hak asasi manusia yang baru. Komite Nasional HAM akan melakukan mengembangkan sistematisasi penyelidikan keamanan anak, juga masalah pelecehan seksual di sekolah.”

Chen Chu mengatakan, peduli dengan hak asasi manusia penduduk asli juga merupakan tugas yang sangat penting dari Komisi Nasional HAM. Hal ini diperlukan untuk mengklarifikasi fakta dari sejarah yang kompleks serta melindungi budaya, bahasa dan adat istiadat yang unik dari penduduk asli.

Komisi Nasional HAM juga meminta mantan Wakil Presiden Chen Chien-jen untuk menyampaikan pidato khusus, berbagi pengalaman pencegahan epidemi COVID-19 dan perlindungan hak asasi manusia. Chen Ju menekankan, dalam satu tahun terakhir ini, epidemi telah mempengaruhi dunia, dan kebijakan pencegahan epidemi dengan hak asasi manusia sebagai nilai intinya juga lebih penting. Ia yakin percaya Taiwan sebagai anggota komunitas internasional dapat membuat kontribusi yang lebih besar lagi.

Komentar

Terbarumore