(Taiwan, ROC) – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat pada hari Jumat tanggal 19 November, mengumumkan bahwa Taiwan-US Economic Prosperity Partnership Dialogue periode yang kedua akan digelar pada tanggal 22 November mendatang. Pihak Amerika akan meminta Jose Fernandez selaku Wakil Menteri Luar Negeri bidang urusan perekonomian sebagai pembicara utama, sementara pihak Taiwan dapat mengikutinya secara virtual di Taipei.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat dalam keterangan pers rilis yang diluncurkan tanggal 19 November menyampaikan bahwa Taiwan-US Economic Prosperity Partnership Dialogue untuk yang ke dua kalinya atau EPPD, akan digelar tanggal 22 November waktu timur Amerika, dimana panitia ajang tersebut adalah American Institute in Taiwan atau AIT bersama dengan Kantor Perwakilan Taiwan di Amerika, yang akan dipimpin langsung oleh Jose Fernandez.
Dialog bidang perekonomian antara Taiwan dan Amerika pertama diadakan di Washington pada bulan November tahun lalu. Pada saat itu, Wakil Menteri Ekonomi, Chen Chern-chyi, memimpin delegasi kecil untuk hadir, sementara dari John Chen-Chung selaku Menteri non Portfolio bersama dengan pejabat Yuan Eksekutif lainnya, mengikuti dialog tersebut secara virtual di Taipei. Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Colac atau Keith Krach membahas topik-topik seperti sains dan teknologi, 5G dan keamanan telekomunikasi, serta rantai pasokan.
Hsiao Bi-khim, selaku Kepala Kantor Perwakilan Amerika Serikat mengatakan bahwa tidak ada pejabat Taiwan yang datang ke Washington untuk menghadiri dialog tersebut, pejabat Taiwan akan hadir secara online.
Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan bahwa tujuan diadakannya dialog pertama November tahun lalu adalah untuk mempromosikan kerja sama antara Amerika dan Taiwan dalam berbagai masalah ekonomi dan menjalin hubungan ekonomi dan bisnis bilateral yang lebih erat.
Kementerian Luar Negeri Amerika menekankan, "Kemitraan antara Amerika Serikat dan Taiwan didasarkan pada perdagangan dan investasi dua arah yang kuat, hubungan antar manusia, dan bersama menjaga dan mempertahankan asas kebebasan dan nilai-nilai demokrasi bersama."
Kantor perwakilan Taiwan di Amerika Serikat mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Taiwan memiliki hubungan ekonomi jangka panjang dan stabil. Karena kedua belah pihak terus memperdalam kemitraan mereka dan pulih dari pandemi COVID-19, dengan mengadakan Taiwan-US Economic Prosperity Partnership Dialogue, memiliki makna yang sangat penting bagi kedua belah pihak untuk memperdalam kerja sama ekonomi dalam menghadapi berbagai masalah.
Kantor perwakilan Taiwan di Amerika Serikat menyatakan bahwa melalui diskusi pada pertemuan ini, Taiwan berharap dapat memperkuat kerja sama antara kedua belah pihak demi kepentingan bersama, mempromosikan kemakmuran dan keamanan bersama, serta membangun masa depan yang lebih baik bagi rakyat kedua belah pihak.