(Taiwan, ROC) – Menanggapi isu terkait daging babi yang mengandung ractopamine, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) lewat akun Facebooknya pada pagi hari ini (19/11) mengemukakan, masyarakat Taiwan suka mengonsumsi daging babi Taiwan, serta tak sedikit orang juga sangat suka untuk pergi ke toko guna membeli daging sapi Amerika Serikat (AS), ini adalah sesuatu hal yang diketahui oleh semua orang, namun menjadi sangat rumit karena politik. Presiden Tsai menyampaikan, banyak orang masih berargumen jika kemungkinan memakan daging babi atau sapi AS sangat tinggi. Dirinya mengatakan, “Tidak peduli apakah itu daging babi AS atau sapi AS, asalkan daging impor, semuanya harus sesuai dengan standar internasional, semuanya tidak dapat menyebabkan masalah keamanan pangan, ini barulah hal yang paling kritis.” Sedangkan pemerintahan presiden Ma membuka impor daging sapi AS yang memenuhi standar internasional selama lebih dari 9 tahun dikontrol ketat oleh pemerintah, dan sejauh ini tidak ada masalah kesehatan yang dilaporkan. Berlandaskan premis ini, tentu saja daging babi AS juga dapat dikontrol secara ketat.
Presiden Tsai menegaskan, membuka pintu impor daging babi AS berada dalam lingkungan perdagangan yang adil, menjadikannya sebagai suatu jenis pilihan di pasar dan setiap orang bebas memutuskan apakah ingin membelinya atau tidak. Lagipula kondisi sebenarnya adalah masyarakat Taiwan suka mengonsumsi daging babi Taiwan, dan jumlah daging babi impor tidak sampai 10%. Presiden Tsai menambahkan, Amerika Serikat adalah negara yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip negara, jika ingin berbicara tentang FTA dan CPTPP maka harus berdasarkan asas resiprositas dan adil. “Menolak daging babi AS telah melanggar prinsip timbal balik dan keadilan”, tidak diragukan lagi, kemauan dan tekad yang ditunjukkan oleh Taiwan akan mempengaruhi sikap dan tindakan masyarakat internasional terhadap Taiwan. Presiden Tsai berharap pada referendum akhir tahun ini, setiap orang dapat mendiskusikan fakta-fakta dasar, barulah dapat memberikan keputusan yang terbaik untuk Taiwan.