(Taiwan, ROC) -- Kementerian Ketenagakerjaan hari Kamis (18/11) merilis berita terkait dibukanya Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk masuk ke Taiwan mulai 11 November 2021, ada 7 PMI yang tiba di Taiwan, kemarin tanggal 17 November 2021 malam, sebenarnya ada 11 PMI yang telah terdaftar untuk ranjang di pusat karantina, tetapi 4 darinya secara mendadak membatalkan keberangkatannya sehingga hanya 7 orang PMI yang datang.
Kementerian Ketenagakerjaan juga mengungkit, hingga tanggal 17 Nov 2021 sudah ada 557 pekerja migran yang telah mendaftar ranjang di pusat karantina, 394 orang sudah mendapatkan ranjang terdiri dari 390 pekerja migran sektor rumah tangga dan 4 orang pekerja sektor industri. Pusat karantina menyediakan 1.700 ranjang untuk penempatan pekerja migran tahap pertama, untuk itu masih tersedia banyak ranjang, Kementerian Ketenagakerjaan mengimbau agar agensi secepatnya membantu majikan untuk memroses masuk pekerja migrannya, agar dapat mengurangi beban industri dan kebutuhan tenaga perawat dalam negeri.
Kementerian Ketenagakerjaan mengemukakan, saat ini 91% dari mereka yang mendapatkan ranjang di pusat karantina telah melengkapi vaksinasi 2 dosis, 9% nya baru penyuntikan dosis pertama. Staf Layanan Pekerja Migran Bandara Kementerian Ketenagakerjaan juga akan membantu penjemputan dan pengarahan keluar imigrasi, setelah selesai menjalani pemeriksaan PCR di bandara, mereka akan diantarkan dengan kendaraan khusus ke pusat karantina untuk menjalani 14 hari karantina dan 7 hari swakontrol kesehatan.