(Taiwan, ROC) - Taiwan telah terpilih menjadi tuan rumah WorldPride 2025. Untuk pertama kali dalam sejarahnya, festival promosi hak LGBTQ tersebut akan diadakan di kawasan Asia Timur, berlokasi di Taiwan pada tahun 2025, demikian diumumkan Kaohsiung Pride pada hari Minggu, 14 November.
Kaohsiung Pride memenangkan persaingan melawan Washington, DC di Amerika Serikat untuk menjadi tuan rumah WorldPride 2025 dalam pemungutan suara yang diikut serta oleh anggota InterPride pada Rapat Umum dan Konferensi Dunia 2021 yang dimulai pada 6 November.
"Melalui pemungutan suara monumental yang diikuti oleh anggota InterPride, WorldPride akan diadakan di Asia Timur untuk pertama kalinya," kata InterPride dalam sebuah pernyataan.
Interpride adalah sebuah koalisi organisasi hak LGBTQ dari seluruh dunia. Festival WorldPride, dilisensikan oleh InterPride dan diselenggarakan oleh salah satu anggotanya, adalah acara yang menampilkan parade, konser, dan kegiatan budaya lainnya yang mempromosikan isu LGBTQ yakni lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer, di tingkat internasional.
Selama bertahun-tahun, festival dua tahunan itu telah diselenggarakan di Roma, Yerusalem, London, Toronto, Madrid, New York, Kopenhagen, dan pada 2023 akan digelar di Sydney, Australia.
Kaohsiung Pride memperkirakan, WorldPride 2025 berdurasi 10 hari diperkirakan dapat menarik jutaan wisatawan, berpotensi menghasilkan manfaat ekonomi hingga NT$ 1 miliar; juga akan meningkatkan kepemimpinan regional Taiwan di bidang hak LGBTQ, setelah menjadi negara pertama di Asia yang melegalkan pernikahan sesama jenis pada Mei 2019.