(Taiwan, ROC) Dalam menanggapi pertemuan UNFCCC COP26 yang digelar di glasgow, kantor kedutaan Republik Tiongkok di Vatikan kemarin (10/11) bersama dengan Yayasan Budha Tzu Chi menyumbangkan selimut yang terbuat dari bahan daur ulang botol plastik(PET) diberikan kepada kantor urusan pengungsi dan gereja Caritas Katolik, yag menunjukkan lintas agama bergandengan tangan melindungi lingkungan dan membatu kaum lemah.
Acara simbolis penyerahan donasi berlangsung di kantor perwakilan di Vatikan,Wakil Sekjen Imigrasi Vatikan urusan pengungsi Michael Czerny, dan wakil sekjen pastor Fabio Baggio, Penanggung jawab urusan keimigrasian gereja Caritas Italia, Oliviero Forti ikut menghadiri menyaksikan acara simbolis ini. Perwakilan dari yayasan budha Tzu Chi dihadiri oleh 2 relawan yang bertugas di Roma yakni, Tang Mei-kuai(湯美快) dan Yi Ling-li(尹伶俐). Dubes untuk Vatikan, Matthew Lee(李世明) menyampaikan, pertemuan COP26 di Glaslow dari perwakilan Kemenlu Vatikan menyebutkan setiap orang wajib mengambil tindakan membantu dan menyelamatkan dunia, mereka yang antusias dalam menyelamatkan perubahan iklim yang mengancam dunia, Taiwan sangat menyetujui usungan COP26 yakni konsep pengurangan emisi karbon, juga akan berlanjut menanggapi dengan tindakan yang nyata.
Matthew Lee juga mengemukakan, Hari Orang Miskin Sedunia yang ditetapkan oleh Vatikan diperingati pada tanggal 14 November, Yayasan Budha Tzu Chi mendonasikan selimut yang terbuat dari bahan dur ulang, melalui gereja Caritas selimut ini diberikan kepada pengungsi, selain mengandung makna perlindungan terhadap lingkungan, juga menjadi respons terhadap Vatikan yang selalu mengusulkan konsep dialog lintas agama dan peduli kaum lemah.
Vatikan dan perwakilan keagamaan sangat yakin dengan selimut yang terbuat dari bahan daur ulang. Michael Czerny sangat mengapresiasi Taiwan, kantor perwakilan di Vatikan dan Yayasan Budha Tzu Chi memberikan bantuan kemanusiaan di masa jangka panjang. Vatikan melalui mekanisme gereja Caritas, menyumbangkan selimut kepada Italia ataupin kawasan lainnya yang memerlukan, membantu kaum lemah melewati musim dingin.