History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pertahanan Aktif Memblokir 5 Juta Serangan Keamanan Informasi Data Per-hari

  • 10 November, 2021
  • 曾秀情
Pertahanan Aktif Memblokir 5 Juta Serangan Keamanan Informasi Data Per-hari
Pertahanan Aktif Memblokir 5 Juta Serangan Keamanan Informasi Data Per-hari

(Taiwan, ROC) -- Wakil Presiden William Lai beberapa hari lalu menyampaikan, Taiwan mendapat serangan siber rata-rata 30 juta kali perbulannya sehingga masalah keamanan data pemerintah menjadi perhatian. Dalam rapat anggota Komite Dalam Negeri Yuan Legislatif pada hari Rabu (10/11) untuk peninjauan Anggaran Umum Yuan Eksekutif dari pemerintah pusat. Hadir dalam rapat ini Direktur Keamanan Informasi Yuan Eksekutif, Adam Chien ketika menjawab pertanyaan dari legislator DPP Wu Chi-ming, mengatakan bahwa unit pemerintah sebenarnya lebih sering diserang, ada sekitar 5 juta pemindaian dan serangan peretasan per hari. Dalam menghadapi serangan keamanan dari luar, Adam Chien mengemukakan bahwa pemerintah mengadopsi "pertahanan aktif" untuk mendorong front pertahanan.

Adam Chien mengatakan, “Berdasarkan pengumpulan data dan analisis dari Biro Keamanan Informasi sendiri, kami sehari mendapat 50 juta kali pemindaian dan serangan, jadi sebenarnya lebih banyak lagi. Bagaimana menangganinya di kemudian hari, selain memperkuat seluruh pertahanan pemerintah, bersamaan dengan itu kami juga mengunakan data statistik yang dikumpulkan untuk analisa data, kami berharap dapat mencegah dan menghalangi pada saat serangan diluncurkan, juga mendorong garis pertahanan terdepan kami dengan pendekatan pertahanan aktif seperti yang dilakukan oleh banyak negara.”

Ketika menjawab pertanyaan dari Legislator Partai Kuomintang Lin Wen-rui mengungkapkan, sekarang ini pemerintah maupun masyarakat umum kebanyakan menghadapi serangan yang datangnya dari perangkat lunak Ransomware atau malware, dengan metode serangan pada sasaran yang lebih tepat dibandingkan dengan sebelumnya. Adam Chien menyampaikan, serangan keamanan informasi saat ini dengan mengumpulkan informasi secara sistematis, untuk itu mengimbau orang-orang agar tidak membocorkan informasi di media sosial.

Adam Chien juga mengemukakan, sekitar pertengahan September lalu, kebanyakan dari gangguan keamanan informasi karena kesalahan manusia yang terkonsentrasi pada sistem pendidikan, mungkin karena epidemi, sekolah-sekolah menyelenggarakan kegiatan untuk mengumpulkan informasi pribadi melalui Google Form, tetapi penataan izin tidak tepat sehingga yang mengakibatkan kebocoran data. Tetapi Adam Chien membeberkan, Yuan Eksekutif telah menginstruksikan Kementerian Pendidikan untuk memperkuat sosialisasi, juga akan melakukan audit keamanan informasi pada sistem pendidikan serta meminta untuk melakukan perbaikan.

Komentar

Terbarumore