History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Cakupan Vaksinasi Meningkat dan Sisa Vaksin Akan Digunakan Lebih Luas

  • 06 November, 2021
  • 譚雲福
Cakupan Vaksinasi Meningkat dan Sisa Vaksin Akan Digunakan Lebih Luas
Cakupan Vaksinasi Meningkat dan Sisa Vaksin Akan Digunakan Lebih Luas

        (Taiwan, ROC) – Seiring dengan naiknya jumlah cakupan vaksinasi dosis pertama yang sebesar 74%, untuk dosis ke dua mendobrak 36% di seluruh Taiwan, Pusat Komando Epidemi Sentral pada hari Jumat tanggal 5 November mengumumkan per tanggal 5 November akan memperluas pos penyuntikkan di berbagai rumah sakit dan klinik, dengan menggunakan sisa yang masih dimiliki oleh pihak CECC, dengan demikian vaksin dapat mencapai tingkat efisiensi yang tinggi dan juga akan semakin umum dalam kehidupan sosial masyarakat.

        Komandan CECC Chen Shih-chung pada hari Jumat tanggal 5 November menyampaikan bahwa jumlah total penerima vaksin COVID-19 pada tanggal 4 November tercatat sebanyak 41.671 orang, dan perbandingan cakupan dosis dengan jumlah penduduk adalah 110,33%, yang terdiri dari 74,26% penduduk telah menerima suntikan vaksin dosis pertama, sementara untuk dosis ke dua ada sebanyak 36,07%.

        Seiring dengan adanya sumbangan vaksin dari perusahaan semi konduktor TSMC, Yayasan Foxconn dan Yayasan Tzuchi, untuk gelombang ke 11 total berjumlah sebanyak 871.700 dosis vaksin jenis BNT, yang tiba di Taiwan pada tanggal 5 November. Kini kondisi persediaan vaksin di Taiwan telah mencukupi, sehingga pemberian suntikan vaksin akan diperluas cakupannya. Jika sebelumnya pihak CECC melakukan pengontrolan ketat terhadap penyuntikan vaksin, bahkan harus memberlakukan sistem pendaftaran di awal, sekalipun telah mendaftar namun jika jumlah orang yang tidak mencapai target yang ditetapkan, maka proses pemberian vaksin akan dihentikan sementara. Sementara saat ini, mulai dari tanggal 5 November, pemberian vaksin akan diperluas dan diperlonggar pengontrolannya.

Sehubungan dengan sisa vaksin yang ada, dapat disuntik sebagai dosis pertama, yang meliputi vaksin AZ dan Moderna dapat diberikan kepada orang yang telah berusia 18 tahun ke atas, vaksin BNT dapat diberikan kepada mereka yang telah berusia 12 tahun ke atas dan vaksin Medigen dapat diberikan kepada orang yang berusia 20 tahun ke atas. Untuk kebutuhan vaksin dosis ke dua, sesuai dengan petunjuk yang ditulis dalam platform pendaftaran penerimaan vaksin, maka dapat dilakukan setelah selama 10 hingga 12 pekan berikutnya.

Oleh sebab itu, National Taiwan University Hospital pada tanggal 10 hingga 12 November akan membuka pos penyuntikan vaksin jenis AZ dan BNT bagi mereka yang memenuhi persyaratan vaksinasi gelombang ke 13, dan masyarakat tidak perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu di platform vaksinasi, atau tidak perlu melalui sistem pendaftaran yang dimiliki oleh RS NTU sendiri. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari ketidakcukupan jumlah pemberian vaksin, serta untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak segera mendapatkan vaksin di waktu yang mendesak, sementara bagi rumah sakit lainnya, juga dapat memberlakukan sistem serupa.

Selain itu, karena vaksinasi gelombang ke 13 telah dimulai sejak tanggal 5 November, pihak media juga mempertanyakan langkah yang akan diambil dalam vaksinasi gelombang ke 14. Chen Shih-chung menjelaskan jika pihaknya tengah melakukan diskusi terkait, yang mana semua langkah berkemungkinan dipergunakan. Apabila jumlah vaksin lebih mencukupi lagi, maka akan mengambil opsi pemberian vaksinasi yang lebih baik lagi.

Sehubungan dengan adanya pakar yang beranggapan jika sebelum akhir tahun, cakupan vaksinasi mampu mencapai 60%, maka boleh mempertimbangkan untuk memperlonggar protokol pandemi yang ada pada saat memasuki liburan Tahun Baru Imlek, dan membuka perbatasan. Chen Shih-chung menjelaskan jika pihak CECC akan mempertimbangkan usul pelonggaran yang ada, namun tentu harus turut mempertimbangkan kondisi sekitar perbatasan.

Namun di sisi lain, ada juga pakar yang menyarankan masyarakat dapat benar-benar menikmati kondisi yang baik saat ini, tetapi tetap harus selalu waspada akan kemungkinan adanya serangan virus berikutnya.

Komentar

Terbarumore