(Taiwan, ROC) – Guna mencegah sekitar 70 ribu pelajar muda Taiwan terjerumus dalam krisis kesehatan akibat “rokok elektronik” dan “rokok pemanas”, Aliansi Organisasi Orang Tua Murid Nasional Taiwan (National Alliance of Presidents of Parents Association/NAPPA) tanggal 2 November mengundang organisasi orang tua murid dan asosiasi kepala sekolah SD – SMP seluruh Taiwan untuk bersama-sama mengimbau Yuan Eksekutif secepat mungkin mengusung rancangan amandemen “Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Bahaya Rokok” ke Yuan Legislatif untuk peninjauan. Dewan Kota Taipei juga menyeruskan seharusnya memasukkan larangan rokok elektronik dan rokok pemanas ke dalam “Peraturan Pengelolaan Otonom Produk Tembakau Baru”.
Sejak dikeluarkannya produk tembakau jenis baru termasuk di dalamnya rokok elektronik yang melalui proses kondensasi membuat nikotin dan unsur lainnya menjadi likuid, kemudian ditempatkan dalam wadah untuk dihisap oleh pengguna. Rokok pemanas adalah produk daun tembakau yang dipanaskan. Ketua Pelaksana NAPPA, Pan Ping-rui mengemukakan, pemerintah Jepang memasukkan rokok pemanas dalam pilihan produk rokok orang dewasa, tetapi akhirnya malah membuat tingkat pengguna kaum muda meningkat 8 kali lipat dalam 4 tahun, sedangkan Korea meningkat hampir 19 kali lipat dalam kurun waktu 3 tahun. Apabila berdasarkan data statistik instansi terkait kesehatan masyarakat Taiwan, diperkirakan setidaknya ada 57 ribu pemuda Taiwan yang menggunakan rokok elektronik dan sekitar 16 ribu kaum muda yang menggunakan rokok pemanas.
Sekjen Asosiasi Medis Anak Taiwan Peng Chun-zhi mengungkapkan, berdasarkan berbagai penelitian luar negeri memperlihatkan, pengaruh rokok elektronik terhadap kesehatan manusia sangat besar, di antaranya merusak bagian paru-paru, bahkan lebih parah dari COVID-19.
Peng Chun-zhi mengatakan, “Kebanyakan penelitian dapat terlihat racun yang ditimbulkan dari produk-produk rokok baru, bahkan mencapai 15000 jenis, untuk itu unsur-unsur racun ini menimbulkan risiko bahaya bagi kesehatan tubuh kita, termasuk jantung dan saluran peredaran darah, otak kita, paru-paru, semua ini dapat menimbulkan bahaya.”
Ketua Kepala Sekolah Dasar dan Menengah Nasional, Zhang Xin-wu mengungkapkan, para pelajar harus dapat menahan godaan dan tidak menggunakan produk-produk yang tidak jelas asalnya. Zhang Xin-wu mengatakan, “Tidak menggunakan nama produk tembakau, melainkan menggunakan “batang buah”. Apa lagi “jus elektronik” atau jeli stroberi, yang berarti itu adalah rokok elektronik rasa stroberi. Kaum muda tidak tahu “asap” tersebut, jadi mereka akan menggunakannya. Setelah menggunakannya, mereka akan memberi tahu teman sekelasnya, menurut Anda rasanya enak, Anda belum mencobanya, jadi siswa lainnya akan mencoba rasa yang berbeda lagi dan lagi. Menyebabkan kerusakan besar pada tubuh.”
NAPPA beranggapan, Taiwan dapat memperlihatkan prestasi pencegahan epidemi pada negara-negara lain, memperketat kebijakan perbatasan negara, dan seharusnya pencegahan bahaya produk rokok, untuk itu begitu memulai produk rokok baru apapun maka akan menghancurkan hasil pencegahan bahaya rokok Taiwan yang telah berjalan 40 tahun lebih ini, untuk itu mengimbau Yuan Eksekutif agar jangan menggunakan alasan penambahan pajak pendapatan, yang nantinya akan menjadikan produk rokok pemanas menjadi legal.
Merokok berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan kanker, merokok pada wanita hamil dapat dengan mudah menyebabkan kelahiran prematur dan janin dengan berat badan kurang.