History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Anggota Parlemen AS Mendukung Kerja Sama Keamanan Taiwan-AS, MOFA: Terus Memperdalam Hubungan Kemitraan

  • 05 November, 2021
  • 陳柏萇
Anggota Parlemen AS Mendukung Kerja Sama Keamanan Taiwan-AS, MOFA: Terus Memperdalam Hubungan Kemitraan
Anggota Parlemen AS Mendukung Kerja Sama Keamanan Taiwan-AS, MOFA: Terus Memperdalam Hubungan Kemitraan

 (Taiwan, ROC) -- Ketua Anggota Komite Urusan Luar Negeri Senat Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Jim Risch, beserta banyak senator lain dari partai yang sama, bersama-sama mengusulkan Undang-Undang Pencegahan Taiwan (Taiwan Deterrence Act), dan meminta Dewan Negara untuk menyediakan dana sebesar US$ 2 miliar dalam pembiayaan militer asing dari tahun fiskal 2023 hingga 2032. Selain itu pihaknya juga meminta untuk melakukan amandemen UU kontrol ekspor senjata, serta dalam jangka waktu tertentu setelah RUU itu berlaku, departemen administrasi harus menyerahkan laporan penilaian akan peningkatan kemampuan pertahanan diri Taiwan.

Sebelumnya, Josh Hawley, selaku Senator Partai Republik juga mengusulkan “Undang-Undang Bersenjata Taiwan” (Arm Taiwan Act of 2021), dengan tujuan utamanya adalah untuk memperkuat kemampuan pertahanan Taiwan dalam melawan invasi dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT), dan meminta Menteri Pertahanan AS merencanakan “Inisiatif Bantuan Keamanan Taiwan” (Taiwan Security Assistance Initiative), serta mengesahkan alokasi tahunan sebesar US$ 3 miliar pada tahun fiskal 2023 hingga 2027, menyediakan peralatan, pelatihan, dan dukungan lainnya kepada Taiwan, guna mempercepat penyebaran kemampuan pertahanan asimetris Taiwan untuk menunda, melemahkan, dan mencegah invasi dari Negeri Tirai Bambu. Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan menyampaikan terima kasih atas dukungan anggota kongres AS untuk Taiwan, serta akan memperhatikan dan mereview RUU selanjutnya.

Juru bicara MOFA, Joanne Ou (歐江安) mengatakan,  “Terima kasih kepada anggota kongres AS dari kedua belah pihak atas perhatiannya terhadap keamanan Selat Taiwan selama ini, serta telah menunjukkan dukungan yang bulat dalam memperkuat kerja sama keamanan Taiwan dengan Amerika Serikat secara non-partisan. Ke depannya, kami akan terus memperhatikan kemajuan dan perkembangan dari RUU tersebut, serta akan mempererat hubungan dengan teman-teman di Kongres AS dan cabang eksekutif , guna dapat terus memperdalam kemitraan kerjasama yang bersahabat antara Taiwan dan Amerika Serikat.”

Selain para senator, DPR AS juga telah mengambil tindakan khusus untuk mendukung kerja sama keamanan Taiwan-AS. Perkembangan terakhir yang paling penting adalah "Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional untuk Tahun Anggaran 2022,” yang diloloskan oleh DPR pada bulan September yang lalu. Isinya meliputi penegasan kembali Undang-Undang Hubungan Taiwan dan Enam Jaminan kepada Taiwan, dukungan bagi Taiwan dalam mempertahankan kemampuan pertahanan diri yang memadai, kerja sama Garda Nasional Amerika Serikat dengan Taiwan, dan dukungan untuk mengundang Taiwan dapat berpartisipasi dalam Latihan Militer Lingkar Pasifik (RIMPAC) 2022.

Komentar

Terbarumore