(Taiwan. ROC) -- 4 Referendum utama mengenai terumbu karang, impor daging babi mengandung ractopamine, pengaktifan PLTN kembali, pengikatan referendum dengan pemilu akan digelar pada tanggal 18 Desember, pemerintah akan turun ke desa untuk memberikan penjelasan dan meminta agar setiap warga memberikan suaranya. Sementara Perdana Menteri Su Tseng-chang, jika menolak impor daging kandungan ractopamine maka akan membuat Taiwan sulit untuk masuk bergabung dengan CPTPP, hal ini memicu legislator oposisi mempertanyakan, AS bukan anggota CPTPP, apakah kandungan ractopamine ada kaitannya dengan partisipasi dalam CPTPP?
Menko Wang Mei-hua pada hari Rabu ini (3/11) saat sidang interpelasi menyampaikan, standar CPTPP sangat tinggi, Taiwan mengajukan bergabung dalam CPTPP pada putaran kedua, sekarang ada 11 ngara anggota yang menyetujui impor daging babi mengandung ractopamine, mengenai berapa negara yang juga mengkonsumsi daging babi mengandung ractopamine, jika referendum anti-ractopamine, dapat dipastikan pengajuan partisipasi Taiwan untuk menjadi negara anggota akan dibatalkan.
Wang Mei-hua mengatakan, “Seandainya saja Taiwan saat ini tidak mengizinkan impor daging babi kandungan ractopamine yang memiliki standar PBB, beberapa negara lain akan beranggapan apakah Taiwan juga berkualifikasi untuk standar ini? Jika belum memenuhi, jika referendum juga meloloskan impor daging babi yang mengandung ractopamine, maka 11 negara anggota ini akan menanti jawaban apakah ingin bergabung atau tidak, hal ini akan sangat merugikan Taiwan, ini yang ingin saya sampaikan.”
Selain itu, rancangan Komisi Pemilihan Umum(CEC) menjadwalkan acara presentasi opini referendum melalui televisi pertama kali akan ditayangkan pada tanggal 13 November, Menko Wang Mei-hua akan memberikan penjelasan kepada publik terkait dengan pembangunan terminal LNG (gas alam cair) Guantang dan perlindungan terumbu alga. Menko Wang Mei-hua mengatakan, isi penjelasan yang disampaikannya adalah hal yang dirasakan oleh pemerintah, memahami fakta yang ada, agar masyarakat juga bisa merasakan upaya keras yang dilakukan Kemenko dalam melindungi terumbu alga yang ada di pesisir pantai, sementara pembangunan terminal LNG ditempat di luar, selain terumbu alga tetap terlindungi, termasuk karang-karang di bawah laut diupayakan tidak akan tersentuh atau dipindahkan, program saat ini ditetapkan untuk melindungi alam dan memenuhi pasokan listrik.
Menko Wang mengatakan, pembangunan LNG terminal 3 adalah untuk memenuhi kebutuhan listrik kawasan utara, seyogyanya dijalankan agar bermanfaat untuk kebutuhan akan listrik dapat terpenuhi.