History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Komitmen Para Pemimpin Dunia: Hentikan Deforestasi Sebelum 2030

  • 02 November, 2021
  • 尤繼富
Komitmen Para Pemimpin Dunia: Hentikan Deforestasi Sebelum 2030
Komitmen Para Pemimpin Dunia: Hentikan Deforestasi Sebelum 2030

(Taiwan, ROC) -- Dalam sidang bersama para pemimpin dunia yang berlangsung selama 2 hari, ada hari ini (2/11) mengeluarkan hasil kesimpulan dan mengumumkan sebuah komitmen yang bernilai US$1 miliar an, yaitu akan mengakhiri kegiatan penebangan hutan (deforestasi) sebelum tahun 2030, tetapi saat ini masih jauh dari harapan aktivis pencinta bumi yang bertindak lebih cepat guna menyelamatkan paru-paru bumi ini.

Komitmen yang akan diumumkan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) COP26 Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFCCC), dan selanjutnya akan melakukan perumusan perencanaan nasional dalam upaya mengekang dampak bencana dari pemanasan global dalam kurun waktu 2 pekan ke depan.

Pemimpin sidang yaitu Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson menyampaikan, kesepakatan deforestasi sangat penting dalam upaya mengendalikan kenaikan suhu bumi akibat pemanasan global agar tetap di bawah 1,5°Celsius.

Berdasarkan Dowing Street, bahwa Boris Johnson mengemukakannya di Glasgow, “Ekosistem-ekosistem yang sarat ragam kekayaan ini, semua ini merupakan surga alami, adalah paru-paru dari planet yang kita.”

Boris Johnson menyampaikan, “Hutan adalah mata pencaharian dan persediaan makanan bagi masyarakat, dan menyerap karbon dioksida yang kita keluarkan, untuk itu hutan sangat diperlukan bagi kelangsungan hidup kita.” Dia juga menekankan, “Dengan adanya hari ini (2/11) yang mana komitmen yang belum pernah ada sebelumnya, kami akan memiliki sebuah kesempatan untuk mengakhir upaya manusia dalam menaklukkan alam yang mana ini telah bersejarah panjang.”

Pemerintah Inggris menyampaikan, komitmen ini memerlukan dukungan ekonomi sekitar hampir US$20 miliar baik dari pemerintah maupun swasta, dan mendapat jaminan dari 100 lebih negara di dunia atau cakupannya mencapai 85% hutan di bumi ini.

Turut berpartisipasi dalam sidang ini, mereka yang memiliki sumber daya hutan yang kaya yaitu Brasil dan Rusia di mana kedua negara ini mendapat kritikan tajam karena terus mempercepat laju deforestasi. Selain itu juga turut hadir Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan pemimpin-pemimpin dari berbagai negara lainnya.

Komentar

Terbarumore