(Taiwan, ROC) – Pemberian suara untuk referendum akan digelar sebentar lagi, partai DPP pada hari Sabtu tanggal 30 Oktober menggelar jumpa pers dan memberikan penjelasan dengan mengambil tajuk “4 Tidak Setuju, Taiwan Semakin Kuat”. enjelasan langsung diberikan kepada Presiden Tsai Ing-wen yang juga sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum Partai DPP di Kota Taoyuan.
Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan bahwa pemberian suara referendum kali ini menyangkut masa depan negara dan juga masyarakat Taiwan di kedepannya. Oleh sebab itu dirinya meminta semua pihak dapat berpikir secara rasional, mengambil keputusan dengan tepat, dan jangan lagi mengingat kebebasan sebuah negara oleh partai politik apapun, dan tidak lagi mengorbankan negara demi kepentingan persaingan perpolitikan yang ada. Ia berharap seluruh masyarakat Taiwan dapat turut menjadi saksi penting dalam referendum kali ini yang akan digelar tanggal 18 Desember mendatang.
Adapun 4 referendum yang diajukan antara lain mencakup pengoperasian kembali pembangunan PLTN nomor 4, anti produk babi megandung raptopamin, melestarikan ganggang, pengikatan referendum dengan pemilu. Penjelasan “4 Tidak Setuju, Taiwan Semakin Kuat” yang diusung oleh partai DPP, untuk pertama kalinya digelar di taman olaharaga Sanmin yang ada di Taoyuan pada hari Sabtu tanggal 30 Oktober, dimana turut mengundang secara langsung Presiden Tsai Ing-wen, Perdana Menteri Su Tseng-chang dan Walikota Taoyuan Cheng Wen-tsan.
Dalam paparannya, Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan jika pandemi baru saja berhasil dikontrol, namun kini harus menghadapi tantangan referendum, dimana 4 referendum kali ini memiliki keterkaitan langsung dengan masa depan sebuah negara. Untuk itu dirinya meminta semua pihak dapat bersatu padu, bersama untuk membrikan suara tidak setuju, agar Taiwan dapat melanjutkan langkah kakinya di jalan yang benar.
Untuk poin pertama yakni pengoperasian kembali pembangunan PLTN nomor 4. Pihak DPP memiliki sikap keteguhan hati yang sama sedari awal, sembari mempertimbangkan desain PLTN yang sudah kuno, surat izin membangun sudah kedaluwarsa, perusahaan developer sudah bubar, manufaktur produk terkait telah terhenti dan lokasi PLTN berada di kawasan yang rawan gempa. Jika hendak mengoperasikan kembali pembangunan PLTN nomor 4, maka akan membutuhkan waktu 10 tahun dan dana yang sangat besar, sementara itu PLTN tidak aman dan tidak ada ruang untuk pembuangan sampah nuklir. Semua permasalahan ini, harus ditanggung bersama, maka disarankan untuk bersama berikan suara tdak setuju.
Sementara untuk pelestarian terumbu karang, sejak masa kepemimpinan Partai DPP, maka perluasan pengembangan di kawasan dekat kolam air diperkecil 90%, melakukan negosiasi dengan ormas pelestarian lingkungan, memberikan kesempatan pertumbuhan koral dan terumbu yang ada di dasar laut.
Berkenaan dengan anti produk babi mengandung raptomamin, merupakan permasalahan yang selama ini tidak terselesaikan oleh presiden-presiden sebelumnya. Taiwan yang telah mengajukan permohonan keikutsertaan dalam CPTPP, justru hendak menyerukan kepada dunia akan harkat dan martabat yang harus dilindungi, termasuk kesehatan rakyat dan penyesuaian keterbukaan pasar di masa yang akan datang.
Dan terakhir untuk masalah pengikatan pemberian suara referendum dengan pemilu, Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan jika pemisahan dilakukan agar setiap pemilih mampu berpikir secara rasional, barulah memberikan pilihan yang tepat, tidak terpengaruh oleh pemilu apapun.