(Taiwan, ROC) – Pada hari Selasa tanggal 26 Oktober, Menteri Transportasi Wang Kuo-tsai saat menerima wawancara dari media internet menyampaikan bahwa kelak program pembangunan akan semakin lama semakin kuat, dimana program kereta THSR mengelilingi pulau Taiwan, bukanlah sekedar impian semata, dan pernyataan ini telah memicu berbagai pembahasan khalayak umum. Komisi Urusan Transportasi Yuan Legislatif pada hari Rabu tanggal 27 Oktober secara khusus mengundang Menteri Transportasi Wang Kuo-tsai untuk menghadiri rapat interpelasi, sehubungan dengan dana anggaran yang diajukan, dan tidak sedikit legislator yang mempertanyakan masalah program pembangunan THSR keliling Taiwan.
Wang Kuo-tsai saat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh legislator dari partai DPP, Lee Khun-tse, menyampaikan bahwa untuk kelanjutan pembangunan THSR tahap pertama adalah akan memperpanjang jarak tempuh THSR hingga ke kawasan Yilan dan Pingtung terlebih dahulu. Dalam pembangunan yang dilakukan juga akan menyisakan bagian ujung jalur, agar memiliki kesempatan untuk melanjutkan pembangunan ke tahapan yang berikutnya, dengan demikian, maka di masa yang akan datang, seluruh jalur kereta THSR barulah dapat tersambungkan. Akan tetapi tentu saja, pembangunan setiap jalur kereta THSR harus melalui riset dan tes uji yang ketat, serta mempertimbangkan semua hal ke dalamnya.
Legislator dari partai KMT Hung Mong-kai mempertanyakan apakah pihak Kementerian Transportasi atau MOTC telah mempertimbangkan kemungkinan pembangunan kelanjutan THSR yang ada, termasuk dana anggaran dan masa pembangunan yang dibutuhkan. Wang Kuo-tsai menjawab bahwa ini adalah sebuah konsep, dan hingga saat ini belum ada pengajuan program yang lebih kongkrit, mengenai kapan THSR dapat diselesaikan, juga harus melihat kondisi kenyataan di lapangan. Adapun jawaban tersebut justru memicu emosi Hung Mong-kai yang menyebutkan jika MOTC tidak bertanggung jawab dalam memberikan jawaban.
Hung Mong-kai mengatakan jika Perdana Menteri Su Tseng-chang sempat menyatakan bahwa kereta THSR tidak semata akan diperpanjang pembangunannya hingga ke Pingtung, namun bahkan akan mencapai kota Chaochou. Di seluruh Taiwan, hanya kota Taipei yang memiliki dua stasiun THSR, hal ini dikarenakan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat Taipei, New Tapei dan Keelung, yang mencapai lebih dari 7 juta penumpang. Ia berangapan jika jumlah masyarakat di Pingtung, termasuk mempertimbangkan kondisi sarana transportasi yang telah ada di sana, maka akan sangat sulit untuk bisa mempertahankan pengadaan pembangunan 2 stasiun sekaligus. Hung menjelaskan jika tahun depan adalah memasuki masa pemilu bupati dan walikota, untuk itu dirinya mengimbau partai berkuasa untuk tidak menggunakan tangan Kementerian Transportasi dan programnya sebagai salah satu cara untuk menarik suara dukungan, hal ini dikarenakan pembangunan yang disebutkan sangat sulit untuk direalisasikan.
Wang Kuo-tsai menjelaskan bahwa jalur kereta THSR yang diperpanjang hingga ke Pingtung, kini telah memilih Liukuaicuo sebagai stasiun terakhir, dengan dana anggaran pembangunan yang mencapai sekitar NT$ 60 milyar. Selain itu untuk pembangunan perpanjangan THSR hingga ke Chaochou, masih belum ada pertimbangan yang lebih matang, sementara jarak tempuh dari stasiun Juoying ke stasiun Liukuaicuo, hampir sama jauhnya dengan jarak tempuh dari stasiun Liukuaicuo ke Chaochou, sehingga dana anggaran pembangunan dperkirakan juga akan menghabiskan uang sebesar NT$ 60 milyar, selain itu juga masih harus mempertimbangkan unsur pelestarian lingkungan di sekitarnya.