(Taiwan, ROC) - Forum Bisnis Indo-Pasifik (Indo-Pacific Business Forum/IPBF) 2021 akan digelar bersama oleh pemerintah Amerika Serikat dan India pada 28 dan 29 Oktober. Untuk acara hari kedua, Taiwan diundang untuk berbagi pengalaman perkembangan rantai pasokan kendaraan listrik.
Disponsori Kementerian Luar Negeri AS dan India, forum keempat yang diselenggarakan oleh Badan Perdagangan dan Pengembangan Amerika Serikat (USTDA) ini akan digelar secara virtual akibat pandemi COVID-19, dipartisipasi oleh pejabat pemerintah senior dan wakil-wakil bisnis dari sejumlah negara Asia-Pasifik.
Untuk acara bertema “Building a Resilient Supply Chain to Power Electric Vehicles for the Future” (Membangun Rantai Pasokan yang Tangguh untuk Kendaraan Listrik Masa Depan) yang dijadwalkan digelar pada hari kedua dan dipimpin oleh Direktur Institut Amerika di Taiwan (American Institute in Taiwan/AIT) Sandra Oudkirk, beberapa pakar dari Taiwan diundang untuk berbagi pengalaman perkembangan rantai pasokan kendaraan listrik di Taiwan, termasuk Ketua Dewan Pengembangan Perdagangan Luar Taiwan (Taiwan External Trade Development Council/TAITRA) James Huang (黃志芳), dan Wakil Presiden Institut Riset Teknologi Perindustrian (Industrial Technology Research Institute/ITRI) James Wang (王漢英).
Dilansir dari situs IPBF, Forum Bisnis Indo-Pasifik mendorong cita-cita Indo-Pasifik sebagai kawasan yang bebas, terbuka, dan inklusif. Para pemimpin pemerintahan dan bisnis dari Amerika Serikat, India, dan seluruh kawasan Indo-Pasifik akan bertukar pikiran melalui diskusi interaktif berdasarkan tiga tema besar: pemulihan dan ketahanan ekonomi; aksi Iklim; dan inovasi digital.
Peserta juga akan dapat menjajaki kemitraan dengan pemerintah dan para pebisnis di kawasan serta peluang komersial. IPBF akan menampilkan investasi sektor swasta yang memiliki dampak besar dan upaya pemerintah untuk mendukung kompetisi pasar, pertumbuhan lapangan kerja, dan pembangunan berstandar tinggi untuk meningkatkan kemakmuran dan ekonomi inklusif di Indo-Pasifik.