(Taiwan, ROC) – Biro Pariwisata Taiwan yang sebenarnya telah mempredikisi jumlah wisatawan asing yang datang ke Taiwan dapat mencapai 20 juta orang pada tahun 2030, tetapi serangan pandemi COVID-19 mengacaukan sehingga sudah merevisi turun menjadi 16 juta orang, target jangka menengah untuk tahun 2025 juga akan diturunkan tahun ini.
Biro Pariwisata yang menetapkan kebijakan buku putih pariwisata pada tahun 2019, yang pada awalnya menargetkan jumlah wisman yang datang ke Taiwan mencapai 20 juta orang pada tahun 2030, sedangkan wisatawan domestik sebanyak 240 juta kali, dan pemasukan keseluruhan dari pariwisata sebesar NT$ 1,7 triliun, tetapi serangan pandemi COVID-19 memporakporandakan perencanaan. Biro Pariwisata memperkirakan, pasar internasional bagi pariwisata Taiwan mungkin akan mulai bangkit kembali pada tahun 2022, dan perlahan-lahan kembali menghangat pada tahun 2023, dengan demikian baru memiliki kesempatan jumlah wisman kembali pulih seperti tahun 2019 lalu pada tahun 2024.
Berhubungan dengan pengaruh pandemi terus berlanjut, Biro Pariwisata menggunakan perkiraan konservatif dan optimis dalam perkembangan pariwisata dan merevisi turun target untuk tahun 2030 mendatang, optimis jumlah wisman mencapai 16,7 juta kali atau setidaknya sebanyak 15,16 juta kali. Untuk wisatawan domestik juga optimis mencapai 215 juta kali dengan target konservatis 200 juta kali. Mengenai pendapatan langsung dari industri pariwisata di tahun 2030 juga direvisi turun menjadi NT$ 1,097 triliun dengan perkiraan konservatif NT$ 1,064 triliun.
Biro Pariwisata juga merevisi turun target pengembangan pariwisata, dari yang tadinya menargetkan 16 juta wisman yang datang pada tahun 2025, tahun kemarin telah direvisi turun menjadi sekitar 12,46 juta hingga 13,09 juta kali. Sedangan pelancong domestik direvisi dari 210 juta kali menjadi sekitar 175 juta – 190 juta kali. Target total pemasukan dari bidang ini juga direvisi dari NT$ 1,25 triliun menjadi berkisar NT$ 850 milyar – NT$ 907 milyar.
Karena hantaman pandemi di masa mendatang masih belum jelas, Biro Pariwisata tahun ini juga kembali merevisi target jangka menengahnya, perkiraan jumlah wisma yang datang ke Taiwan menjadi 119 milyar kali dengan prediksi konservatis sebanyak 118 milyar kali. Untuk wisatawan domestik cukup optimis dan menaikkan target menjadi 200 juta kali, atau untuk target konservatis sebesar 175 juta kali. Total pemasukan juga optimis menjadi berkisar NT$ 821 milyar - NT$ 881 milyar.
Biro Pariwisata menyampaikan, di masa mendatang masih akan tetap agresif mempromosikan “Taiwan sebagai Destinasi Wisatawan dari Benua Asia pada Tahun 2030”, dikarenakan pukulan dari pandemi COVID-19 sehingga memprioritaskan target meningkatkan kualitas pariwisata nasional dan mempromosikan transformasi industri setelah epidemi, serta menindaklanjuti perkembangan epidemi global dan pengendalian perbatasan, baru kemudian secara bertahap memperluas pasar pariwisata internasional, dan meningkatkan citra pariwisata Taiwan dari negara pencegahan epidemi ke negara pariwisata.
Biro Pariwisata juga berupaya keras menargetkan kebijakannya seperti pemanfaatan lingkaran pariwisata dan aliansi industri pariwisata untuk membangun brand pariwisata daerah, menciptakan daya tarik lokal dan karakteristik daya tarik wisata yang heterogen; memperluas kerjasama lintas wilayah dan lintas kementerian, memperkuat kemampuan digital dari industri pariwisata, pemanfaatan teknologi dalam memperkenalkan industri pariwisata, pelayanan pariwisata, dan penyediaan pelayanan wisata yang nyaman dan cerdas yang praktis.