History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dukungan Mantan PM Australia Tony Abbott Terhadap Partisipasi Taiwan di CPTPP

  • 16 October, 2021
  • 譚雲福
Dukungan Mantan PM Australia Tony Abbott Terhadap Partisipasi Taiwan di CPTPP
Dukungan Mantan PM Australia Tony Abbott Terhadap Partisipasi Taiwan di CPTPP

(Taiwan, ROC) – Republik Tiongkok (ROC) dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) tengah mengajukan permohonan untuk bergabung dengan CPTPP. Mantan Perdana Menteri Australia – Tony Abbott menuturkan, Taiwan adalah pejuang demokrasi garda terdepan, sehingga mempertahankan posisi Taiwan menjadi prioritas pertama.

Tony Abbott menambahkan, prinsip kebebasan yang dimiliki Taiwan adalah syarat utama mengapa harus menyertakan Taiwan dalam CPTPP. Ia melanjutkan, RRT yang mengedepankan unilateralisme dianggap tidak mematuhi norma dan tidak layak bergabung dalam CPTPP

Tony Abbott yang baru mengunjungi Taiwan beberapa hari lalu, menghadiri seminar video bertajuk “Project 2049 Institute” di Washington DC Amerika Serikat. Dalam rapat tersebut, ia menyampaikan bahwa pengalaman sejarah telah menjadi bukti jelas akan kekelaman dari pemerintahan otoritarianisme.

“Sangat penting bagi kita untuk memberi garis pembatas, agar mereka tidak dengan mudah melangkahinya,” tambah Tony Abbott.

Ia juga menjelaskan bahwa Taiwan selalu menjadi yang terdepan dalam membela nilai demokrasi, dan saat ini adalah waktu yang tepat untuk memberikan dukungan semaksimal mungkin guna memperkuat posisi Taiwan.

Ketika ditanya bagaimana cara membantu memperkuat posisi Taiwan? Tony Abbott menjawab, Taiwan memiliki prestasi gemilang dalam sektor ekonomi perdagangan. Dalam “track record” yang ada, dapat terlihat Taiwan adalah pihak yang selalu menaati aturan hukum dan menghormati tatanan global. Alasan-alasan di atas dirasa telah cukup bagi negara anggota CPTPP untuk menyertakan partisipasi Taiwan.

“Tidak ada yang ingin menyaksikan demokrasi dari 23 juta warga Taiwan berada di ambang kehancuran. Dalam 70 tahun terakhir, pemerintahan di Taiwan telah berubah drastis, dari kediktatoran yang kental dengan kemiskinan, kemudian berkembang menjadi negara yang makmur, sejahtera, bebas dan pluralisme. Jika prestasi tersebut dilemahkan, maka dapat menghancurkan kebebasan warga Taiwan, dan itu akan merugikan nilai demokrasi dunia,” lanjut Tony Abbott.

Tony Abbott yang lahir di Inggris tersebut menambahkan, di lain pihak RRT terus berupaya untuk merebut kedaulatan Taiwan, konflik militer yang berkembang saat ini tentu akan memberikan dampak serius bagi perdamaian di kawasan Asia Timur.

Komentar

Terbarumore