(Taiwan, ROC) --- Pemberian Penghargaan “The Chinese Language Journalism Award for Overseas Media” digelar hari ini, Rabu (13/10) di Kota Taipei. Bertindak sebagai panitia, Komite Tionghoa Perantauan (OCAC) berhasil mengumpulkan 253 karya dari 20 negara di dunia.
Dari karya-karya yang ada, pihak juri pun memilih 49 karya yang berhasil masuk dalam daftar nominasi. Ketua OCAC – Tung Chen-yuan (童振源) menyampaikan, menilik dari jumlah karya yang didaftarkan tahun ini, dapat terlihat jika penghargaan ini mulai dilirik dan diakui oleh media berbahasa Mandarin dunia.
Tung Chen-yuan menuturkan, menilik dari laporan media berbahasa Mandarin di luar negeri, penghargaan yang digelar oleh OCAC mulai menarik perhatian beberapa pihak.
Selain warga dunia dapat melihat potensi yang dimiliki Taiwan, Tung Chen-yuan juga berharap pengaruh positif dari warga Tionghoa Perantauan dapat menyebar hingga ke negara lainnya. Ini juga menjadi bukti dari bentuk dedikasi yang dikontribusikan warga Taiwan yang kini bermukim di berbagai wilayah di dunia.
Tung Chen-yuan mengatakan, “Saya percaya jika mata dunia kini tengah tertuju ke Taiwan, baik itu menyangkut prinsip demokrasi, kebebasan, pencegahan pandemi, ekonomi atau bahkan inovasi teknologi yang kita punya. Kami tentu berharap, bahwa penghargaan jurnalis ini dapat terus menarik perhatian global, dan semakin banyak media berbahasa Mandarin di luar negeri yang melaporkan perihal Taiwan. Dan yang terpenting, melalui kontribusi yang diberikan oleh Tionghoa Perantauan kami, membuat kebaikan dan nama Taiwan kian dikenal dunia.”
Penyerahan “The Chinese Language Journalism Award for Overseas Media” tahun ini terdiri dari 3 kategori dengan total 9 penghargaan, masing-masing adalah media cetak/internet, media penyiaran gelombang radio dan media audio-visual.
Ketua OCAC - Tung Chen-yuan dan Wakil Ketua OCAC – Hsu Chia-ching (徐佳青) bertindak sebagai pemberi hadiah bagi para pemenang. OCAC berharap agar media berbahasa Mandarin dapat terus berkarya dengan menghadirkan konten laporan yang berkualitas ke seluruh dunia. Dengan demikian, media-media tersebut dapat dipergunakan oleh mereka yang ingin belajar, mengenal atau menjalin kerja sama antar satu dengan yang lain.