History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai: Taiwan Tidak Mencari Konfrontasi Militer, Namun akan Sepenuhnya Mempertahankan Cara Hidup yang Bebas dan Demokratis

  • 08 October, 2021
  • 陳柏萇
Presiden Tsai: Taiwan Tidak Mencari Konfrontasi Militer, Namun akan Sepenuhnya Mempertahankan Cara Hidup yang Bebas dan Demokratis
Presiden Tsai: Taiwan Tidak Mencari Konfrontasi Militer, Namun akan Sepenuhnya Mempertahankan Cara Hidup yang Bebas dan Demokratis.

 (Taiwan, ROC) – Pada pagi hari ini (8/10), Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) memberikan pidato pembukaan di Forum Yushan (玉山論壇). Beliau pertama-tama menyambut kehadiran mantan Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, di tengah kecamuk wabah COVID-19 dirinya masih menyempatkan diri untuk datang ke Taiwan dan turut berpartisipasi, menunjukkan kegigihannya dalam nilai-nilai seperti kebebasan dan demokrasi.

Presiden Tsai menambahkan, sejak tahun 2016 Taiwan telah mendorong Kebijakan Baru Menuju Selatan, bekerjasama dengan Asia Selatan, Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru dan negara-negara lain, serta telah menandatangani lebih dari 80 perjanjian dan MOU dengan negara-negara mitra. Tidak hanya meningkatkan pertukaran ekonomi dan perdagangan, tetapi juga bersama-sama menghadapi epidemi dengan negara-negara regional mulai tahun 2020.

Presiden Tsai menuturkan, pada saat seperti ini, kerjasama internasional lebih penting dari sebelumnya. Taiwan berada dalam posisi yang sangat baik dan dapat memainkan peran penting, bersedia bekerja sama dengan dunia internasional dalam berbagai bidang seperti bioteknologi, semikonduktor, dan lain-lain. Pada saat bersamaan, juga telah berbagi sumber daya medis. Taiwan telah menyumbangkan pasokan medis kepada negara-negara lain, dan banyak negara membantu Taiwan dalam hal vaksin.

Mengenai masalah keamanan, presiden sekali lagi menekankan jika Taiwan tidak mencari konfrontasi militer, tetapi akan sepenuhnya mempertahankan cara hidupnya yang bebas dan demokratis. Presiden Tsai mengatakan, ”Taiwan berkontribusi pada stabilitas dan keamanan regional. Taiwan berkomitmen untuk bekerja sama dengan negara-negara regional untuk mencegah terjadinya konflik militer di Laut Tiongkok Timur, Laut Tiongkok Selatan, dan Selat Taiwan. Taiwan tidak mencari konfrontasi militer dan berharap untuk koeksistensi dengan "tetangganya" di bawah prinsip-prinsip perdamaian, stabilitas, dapat diprediksi, dan hubungan timbal balik. Namun, Taiwan juga akan melakukan yang terbaik untuk mempertahankan cara hidup yang bebas dan demokratis.”

Tema Forum Yushan pada tahun ini yang bertajuk, “Resetting Priorities of Progress with Resilience” (Mengatur Ulang Prioritas Kemajuan dengan Ketahanan) telah mengundang para pemimpin, dan juga para ahli dari negara-negara Kebijakan Baru Menuju Selatan, serta Amerika Serikat, Jepang, Prancis, dll, dengan total 10 negara. Forum yang digelar dengan metode tatap muka dan konferensi video tersebut, membahas topik-topik seperti “bersama-sama mempromosikan kerja sama dalam realitas baru”, serta “membangun kembali rasa aman, menciptakan kembali generasi yang tangguh.”

Komentar

Terbarumore