History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Makanan Kaleng untuk Kucing Berupa Kepompong Ulat Sutera Pertama Kalinya Diluncurkan

  • 27 September, 2021
  • 譚雲福
Makanan Kaleng untuk Kucing Berupa Kepompong Ulat Sutera Pertama Kalinya Diluncurkan
Makanan Kaleng untuk Kucing Berupa Kepompong Ulat Sutera Pertama Kalinya Diluncurkan

        (Taiwan, ROC) – Dewan Pengembangan Pertanian Miaoli telah melakukan penelitian tentang komponen fungsional kepompong ulat sutera dan pengembangan produk sejak 2017. Karena pupa ulat sutera dapat langsung diumpankan ke hewan tanpa ekstraksi khusus, cocok untuk dikembangkan sebagai aditif pakan. Setelah percobaan dengan ayam pedaging dan tikus, ditemukan dapat secara efektif mengurangi jumlah bakteri berbahaya di saluran pencernaan hewan hingga 7 % sampai 15%, dan meningkatkan penyerapan nutrisi sehat.

Lu Xiu-ying, direktur Peternakan Miaochang, mengatakan bahwa menggunakan sifat kekebalan khusus dari ulat sutra untuk menginduksi produksi peptida antibakteri alami selama proses kepompong, untuk itu dilanjutkan dengan penerapan pada pasar hewan peliharaan.

Pada umumnya serangga memiliki protein yang berkualitas tinggi. Ulat sutera juga memiliki banyak anti-oksidasi dan eliminasi radikal bebas, serta yang terpenting mengandung omega-3. Teknologi yang dikembangkan memungkinkan ulat sutra menghasilkan peptida antibakteri alami yang sama seperti  antibiotik yang dapat meningkatkan kekebalan pada kucing, selain itu juga dapat menghilangkan bakteri yang tidak baik di perut kucing.

Selain itu juga mendapati, kucing yang mengkonsumsi pakan kalengan dengan pupa ulat sutera maka kotoran kucing berkurang secara signifikan, otot-otot mereka juga menjadi lebih kencang, bulu menjadi lebih sehat dan cerah, serta nafsu makan meningkat, sehingga kucing menjadi lebih energik.

Berdasarkan statistik, jumlah kucing peliharaan di Taiwan untuk tahun lalu mencapai 1 juta ekor, melihat pangsa pasar yang begitu besar di mana para pemilik hewan peliharaan kucing bersedia membayar bagi kucing mereka, selain itu harganya tidak berbeda jauh dengan harga pakan kalengan pada umumnya. Untuk itu jika tidak ada masalah dengan pasokan bahan baku maka tidak menutup kemungkinan selanjutnya akan mengembangkan pakan kalengan untuk hewan peliharaan anjing.

Komentar

Terbarumore