History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai: Mengevaluasi dan Membangun Pusat Pelatihan Bulu Tangkis Pemuda, Memberikan Pelatihan dan Perawatan yang Lebih Baik Kepada Para Atlet

  • 24 September, 2021
  • 陳柏萇
Presiden Tsai: Mengevaluasi dan Membangun Pusat Pelatihan Bulu Tangkis Pemuda, Memberikan Pelatihan dan Perawatan yang Lebih Baik Kepada Para Atlet
Presiden Tsai: Mengevaluasi dan Membangun Pusat Pelatihan Bulu Tangkis Pemuda, Memberikan Pelatihan dan Perawatan yang Lebih Baik Kepada Para Atlet

(Taiwan, ROC) – Penampilan grup Taiwan di ajang bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020 sangatlah gemilang. Pasangan Lee Yang (李洋) dan Wang Chi-lin (王齊麟) berhasil meraih medali emas untuk kategori ganda putra, serta Tai Tzu-ying (戴資穎) juga berhasil memperoleh medali perak untuk kategori tunggal putri.

Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) pada hari ini (24/9) melakukan kunjungan khusus ke Tim Bulu Tangkis SMA Keelung, dan bertemu dengan pelatih Victo Wibowo (鄭永成) yang merupakan Tionghoa Perantauan asal Indonesia. Setelah bekerja sebagai pelatih di SMA Keelung pada tahun 2001 yang lalu, beliau telah mengasuh banyak pemain yang luar biasa. Lee Yang (李洋), peraih medali emas bulu tangkis ganda putra pada ajang Olimpiade baru-baru ini, Chou Tien-chen (周天成) yang menduduki peringkat kelima untuk kategori tunggal putra dunia, serta Tai Tzu-ying (戴資穎) semuanya adalah anak didik pelatih Victo Wibowo (鄭永成).

Victo Wibowo (鄭永成) kepada Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan akan cerita dibalik keputusannya untuk datang dan menetap di Taiwan, proses transisinya dari seorang pemain menjadi seorang pelatih, serta upaya Tim Bulu Tangkis SMA Keelung selama 20 tahun terakhir. Dirinya mengemukakan, dirinya berkesempatan untuk menjadi pelatih tim nasional dan dari sisi gaji juga jauh lebih tinggi, tetapi karena para orang tua telah menyerahkan anaknya kepadanya untuk dilatih, maka ini merupakan tanggung jawab yang dipegang teguh olehnya hingga saat ini. Apalagi bulu tangkis adalah olahraga yang mencondong ke teknik, jadi pelatihan sejak dini sangatlah penting. Oleh karena itu, dirinya memutuskan untuk tetap tinggal di SMA Keelung. Dirinya juga berharap kedepannya dapat memiliki aula bulu tangkis khusus, serta dapat membina lebih banyak pemain yang sangat luar biasa untuk Taiwan, agar dunia dapat melihat Taiwan di atas lapangan bulu tangkis.

Walikota Keelung, Lin Yu-chang (林右昌) mengemukakan, pendirian pusat pelatihan bulu tangkis bukanlah ide yang baru, seperti pelatih Victo Wibowo (鄭永成) yang telah memiliki prestasi cemerlang di karirnya, saat ini merupakan saat di mana pemerintah dapat sepenuhnya mendukung mereka.

Dalam menanggapinya, Presiden Tsai Ing-wen menuturkan, guna mengapresiasi kerja keras pelatih Victo Wibowo (鄭永成) selama 20 tahun terakhir, Kementerian Pendidikan (MOE) telah memulai tahap evaluasi Sekolah Menengah Keelung untuk dikembangkan menjadi Pusat Pelatihan Bulu Tangkis Pemuda Taiwan. Presiden Tsai mengatakan, ”Kami sangat menantikan usulan rencana dari Kementerian pendidikan, agar semuanya dapat saling berdiskusi bersama. Jikalau ada kendala dana yang tidak mencukupi, saya percaya jika kita semua dapat bersama-sama bekerja keras dalam mengumpulkan dana, sehingga pusat pelatihan pemuda kita dapat didirikan di SMA Keelung. Dengan cara ini mengutarakan rasa terima kasih kepada pelatih Victo Wibowo (鄭永成), yang hingga hari ini telah memberikan begitu banyak kejayaan kepada Taiwan.”

Presiden Tsai menambahkan, selain menyemangati para pemain, dalam kunjungan kali ini juga berharap kedepannya memungkinkan para pemain dapat menerima pelatihan dan perawatan yang lebih baik, sehingga Taiwan dapat menempati peringkat lebih tinggi di ajang bulu tangkis dunia, lebih banyak lagi pemain-pemain yang akan bersinar, membuat seluruh masyarakat Taiwan pun merasa bangga.

Komentar

Terbarumore