(Taiwan, ROC) -- Memori pada komputer merujuk pada media penyimpanan data sementara dalam perangkat keras. Semakin banyak program yang dijalankan oleh sistem komputer, maka semakin banyak memori yang dibutuhkan.
Flash memory atau kartu memori dan flash drive adalah media komponen penyimpanan data yang paling umum dipakai saat ini. Dengan didukung oleh proyek penelitian dari Kementerian Sains dan Teknologi (MOST), membentuk sebuah kerja sama yang melibatkan Profesor Lee Ya-ju (李亞儒) dan Chang Chun-chieh (張俊傑) dari Institute Optoelectronic Engineering National Taiwan Normal Universtity bersama dengan Profesor Kaoru Tamada dari Institute of Materials Chemistry and Engineering Kyushu University.
Kerja sama di atas akan melibatkan tim peneliti untuk mengembangkan memori jenis baru “electroluminescent memory”, yang memiliki kinerja tinggi, serta memungkinkan data ditransmisikan melalui elektronik dan optik pada waktu yang bersamaan.
Inovasi ini diharapkan dapat menjadi pintu pembuka bagi pencapaian mode akses data yang lebih canggih bagi sektor industri semikonduktor pada masa mendatang.
Lee Ya-ju menyampaikan, mereka akan mengintegrasikan “Light-Emitting Electrochemical Cell (LEC)” dengan “Resistive Random-Access Memory (RRAM)”. Selain mampu memancarkan cahaya, inovasi ini dapat dipergunakan untuk menulis atau menghapus data dengan memanfaatkan aliran listrik.
Karena keduanya merupakan komponen independen berbasis perovskit, maka proses pembuatannya menjadi sangat sederhana.
Lee Ya-ju mengatakan, “Karena proses teknologi ini sangat kompatibel dengan inovasi semikonduktor saat ini. Kami merasa bahwa teknologi ini dilengkapi dengan komponen yang hampir mirip dengan teknologi RRAM yang ada saat ini.”
Salah seorang pejabat MOST - Luo Meng-fan (羅夢凡) menyampaikan, penemuan ini memiliki potensi yang sangat menjanjikan, serta diharapkan dapat diterapkan dalam mesin berteknologi mutakhir, guna memenuhi kebutuhan komputasi berkecepatan tinggi.