(Taiwan, ROC) --- Vaksinasi BNT untuk kalangan pelajar dengan rentang usia 12 hingga 17 tahun akan dimulai besok, 22 September 2021. Penyuntikan vaksin BNT akan menyasar beberapa pelajar yang terkategori ke dalam jenjang pendidikan SMP, SMA dan mereka yang genap berusia 12 tahun sebelum tanggal 1 September 2021.
Hari ini (21/9), Kementerian Pendidikan pun merilis video sosialisasi perihal vaksinasi yang diwakilkan oleh Ahli Penyakit Menular Pada Anak-Anak dari Rumah Sakit Memorial Chang Gung Linkou, yakni Dokter Huang Yu-cheng (黃玉成).
Dalam video tersebut, Dokter Huang Yu-cheng menjelaskan 5 hal yang harus diketahui sebelum dan sesudah menerima suntikan vaksin.
Pertama, sehari sebelum menerima vaksinasi, para pelajar diimbau untuk tidak begadang dan tidur yang cukup.
Kedua, kenakanlah pakaian yang longgar saat menerima suntikan vaksin, serta mengisi perut dengan makan yang cukup, minum air dan jangan gugup.
Ketiga, jika mengalami gejala demam atau tidak enak badan, segera beritahukan kepada guru untuk menunda proses vaksinasi.
Keempat, setelah divaksin, diimbau kepada pelajar untuk istirahat setidaknya 15 hingga 30 menit, jika timbul gejala yang mencurigakan, segera beritahukan kepada guru atau dokter yang bertugas.
Kelima, setelah divaksin, para pelajar diminta untuk mengurangi rutinitas olahraga yang terlampau berat selama beberapa hari.
Menteri MOE – Pan Wen-chung (潘文忠) menyampaikan, dirinya berharap para pelajar dapat dengan tenang dan jangan gugup saat menerima suntikan vaksin. Kondisi yang terlalu gugup, dicemaskan dapat berujung pada kondisi lemas bahkan pingsan, setelah menerima suntikan vaksin.
Vaksinasi BNT kali ini juga mencakup siswa yang mengenyam pendidikan di sekolah khusus, sekolah vokasi, institusi Pendidikan Tionghoa Perantauan dan lain-lain. Jika dikarenakan alasan khusus dan tidak dapat menerima vaksinasi di dalam sekolah, maka orang tua atau murid bersangkutan dapat mendaftarkan tempat vaksinasi di rumah sakit yang telah ditunjuk melalui platform reservasi vaksin COVID-19.
Menurut statistik yang ada, diperkirakan ada sekitar 1.29 juta pelajar yang telah menyatakan kesediaan mereka untuk divaksin BNT atau dengan kata lain mencapai 93.1%.