(Taiwan, ROC) -- Taiwan Institute of Economic Research (TIER) mengumumkan lampu iklim manufaktur Taiwan untuk Juli 2021 yaitu lampu kuning merah yang menunjukan “kenaikan”, tetapi untuk nilainya mengalami sedikit penurunan, alasan utamanya adalah dasar nilai paruh tahun terakhir sebelumnya lebih tinggi. TIER mengemukakan, masalah kekurangan dan kemacetan Pelabuhan masih terus berlangsung, ditambah lagi memburuknya situasi pandemi di Asia Tenggara yang akan berpengaruh dalam tata letak pabrik.
TIER mengumumkan iklim manufaktur Taiwan untuk Juli yang setelah merevisi turun 1,16 poin dari Juni yang sebesar 17,68 poin menjadi 16,52 poin, sementara untuk lampu iklim masih tetap menyala lampu kuning merah, ini merupakan yang ke-5 kali berturut-turut menyala lampu kuning merah yang menandakan kenaikan.
TIER menganalisa, mendapat pengaruh positif dari stabilnya pemulihan iklim global yang mendorong bahan baku agroindustri internasional untuk mempertahankan kualitas kelas atas, dan mendorong indeks harga. Dilihat dari tanda yang ditunjukkan ini, kali ini nilai pada lampu kuning merah lebih rendah dari penampilan beberapa bulan sebelumnya, penyebab utama adalah perbandingan dengan dasar pada tahun lalu yang situasinya cenderung tinggi, ditambah dengan memanasnya penularan epidemi di Amerika Serikat, Jepang belakangan ini terlebih untuk Asia Tenggara sehingga menghantam perekonomian internasional dan langkah rantai pasokan global, sehingga indikator pertumbuhan ekonomi riil seperti produksi dan pesanan ekspor tidak sekuat sebelumnya.
Untuk pandangan masa depan, TIER mengungkapkan, Shanghai Pudong International Airport ditutup karena pandemi sehingga mempengaruhi peputaran pengiriman kargo global, masalah kekurangan container dan kemacetan di pelabuhan juga akan terus berlanjut, bahkan kembali memburuknya situasi epidemi Malaysia, Thailand, Vietnam dan negara-negara Asia Tenggara lainnya dikhawatirkan akan mempengaruhi penempatan dari pengusaha Taiwan.