History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wawancara Eksklusif Pelapor Hubungan UE-Taiwan Parlemen Eropa, Mengimbau UE untuk Mengundang Pemimpin Taiwan

  • 03 September, 2021
  • 陳柏萇
Wawancara Eksklusif Pelapor Hubungan UE-Taiwan Parlemen Eropa, Mengimbau UE untuk Mengundang Pemimpin Taiwan
Wawancara Eksklusif Pelapor Hubungan UE-Taiwan Parlemen Eropa, Mengimbau UE untuk Mengundang Pemimpin Taiwan

(Taiwan, ROC) -- Pada tanggal 1 September 2021, Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Eropa meloloskan laporan "Hubungan dan Kerjasama Politik Uni Eropa-Taiwan" pertama dan proposal amandemen terkait dengan 60 suara yang mendukung, 4 suara menentang, sementara 6 lainnya abstain, menyarankan agar Uni Eropa (UE) dapat mengganti nama “European Economic and Trade Office / Kantor Ekonomi dan Perdagangan Eropa (EETO)” menjadi “EU Office in Taiwan / Kantor Uni Eropa di Taiwan”, serta mendorong UE dan Taiwan untuk dapat memperkuat pertukaran resmi tingkat tertinggi.

Mengenai dukungan Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Eropa untuk pengembangan hubungan politik antara UE dan Taiwan, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Uni Eropa mengeluarkan pernyataan yang menyatakan jika Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Eropa tidak mengindahkan persuasi dari pihaknya, dan dengan secara terbuka ingin meningkatkan hubungan UE-Taiwan, serta isi kerja sama ekonomi dan perdagangan tidak resmi, pertukaran budaya, serta lingkup lainnya, secara serius melanggar prinsip satu Tiongkok, dan menyerukan sikap menentang dengan keras.

Anggota Parlemen Eropa asal Swedia, Charlie Weimers, yang bertanggung jawab untuk mengoordinasikan laporan tersebut, saat menerima wawancara eksklusif dengan Central News Agency (CNA) pada tanggal 2 September, selain berbagi pandangannya tentang peningkatan hubungan politik antara UE dan Taiwan, ia juga mengungkapkan jika dirinya menerima surat elektronik dari Kedutaan Besar RRT di Swedia pada awal Mei tahun ini, yang mengkritik adanya kesalahan serius pada pandangannya terhadap Negeri Tirai Bambu, dan dengan tegas menentang akan perhatiannya terhadap masalah mengenai Taiwan, serta menyebut Taiwan sebagai urusan internal.

Charlie Weimers tidak takut dengan tekanan dari RRT, terus mengoordinasikan serta mempromosikan Komite Urusan Luar Negeri agar dapat meloloskan laporan dukungan Taiwan ini, dan menyatakan dukungan yang kuat untuk penggantian nama Kantor Ekonomi dan Perdagangan Eropa menjadi Kantor Uni Eropa di Taiwan. Dia juga menambahkan jika ini dapat mencerminkan bahwa UE dan Taiwan tidak hanya terhubung dengan perdagangan dan ekonomi, kedua belah pihak memiliki banyak nilai bersama, dan penggantian nama kantor UE di Taiwan akan menyoroti hubungan kerja sama yang lebih luas antara kedua belah pihak. Charlie Weimers mendukung UE agar dapat memperkuat pertukaran resmi tingkat tertinggi. Beliau juga menuturkan, Parlemen Eropa saat ini merasa pertukaran tingkat politik antara UE dan Taiwan harus dipromosikan. Selain itu, dirinya juga mengimbau UE seharusnya mengundang pemimpin Taiwan untuk datang berkunjung ke Eropa.

Adapun Uni Eropa yang sampai saat ini belum meluncurkan tindakan substantif terhadap penandatanganan Perjanjian Investasi Bilateral (BIA) antara Eropa dan Taiwan, Charlie Weimers dengan blak-blakan mengatakan jika dirinya merasa frustrasi. Resolusi laporan tentang hubungan UE-Taiwan ini telah menyatakan pesan yang kuat, saat ini Komisi Eropa harus mengambil tindakan untuk menentukan ruang lingkup negosiasi perjanjian perdagangan bilateral, dan dirinya mengimbau UE untuk “Mulai bekerja sesegera mungkin".

Komentar

Terbarumore