(Taiwan, ROC) --- Biro Pelabuhan dan Maritim (MPB) hari ini (1/9) menyampaikan, pihaknya akan mematuhi ketetapan yang terdapat dalam Nota Kesepahaman Tokyo (Tokyo MOU), dengan melakukan inspeksi terhadap 204 kapal asing selama periode 1 September hingga 30 November 2021 mendatang.
Tokyo MOU menetapkan tindakan inspeksi pengontrolan terhadap pelabuhan, yang dikenal dengan sebutan Concentrated Inspection Campaign, CIC.
Ketua MPB – Yeh Long-hsieh (葉協隆) mengemukakan, Tokyo MOU adalah organisasi kenegaraan pengawasan pelabuhan terpenting untuk kawasan Benua Asia. Selama 4 tahun berturut-turut, Taiwan juga telah disertakan daftar Tokyo MOU.
Dikarenakan kecamuk pandemi COVID-19, seluruh operasional pada tahun 2020 lalu terpaksa ditangguhkan.
Untuk tahun 2021, otoritas berwenang baru kembali melaksanakan operasional mereka secara bertahap. Tema yang diambil dalam inspeksi kali ini adalah Stability in General, yakni memastikan kemampuan pertahanan kapal terhadap terjangan ombak dan angin kencang.
Di samping itu, Tokyo MOU juga mengingatkan kepada pihak pengelola atau pemilik kapal untuk mengimplementasikan langkah penanggulangan di kala situasi bahaya datang, serta meminta para staf kapal untuk memastikan keselamatan navigasi dan keamanan penghuni kapal.
Pada saat yang sama, meminta kapal asing untuk memeriksa dan mengirim data stabilitas kapal terkait.
MPB menyampaikan, kursus pelatihan dan sertifikasi kualifikasi CIC untuk kali ini akan dilakukan secara virtual, mengingat situasi pandemi COVID-19 yang belum mereda. Di samping itu, MPB juga akan mempromosikan pelatihan pencegahan epidemi untuk kalangan ABK Taiwan (PSC), yakni dengan memperhitungkan terlebih dahulu kemungkinan risiko terpapar COVID-19, sebelum kapal berlayar.
Pada saat yang sama, Tokyo MOU juga akan meminta kapal asing untuk memeriksa dan mengirimkan data stabilitas kapal masing-masing, untuk kemudian dilakukan inspeksi yang relevan. Dengan demikian, dapat memenuhi seluruh standar internasional yang ditetapkan dalam prosedur Tokyo MOU CIC.