History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tulisan Joseph Wu “Imbauan Dukung Partisipasi Taiwan dalam PBB” Dimuat di Media Irlandia

  • 01 September, 2021
  • 曾秀情
Tulisan Joseph Wu “Imbauan Dukung Partisipasi Taiwan dalam PBB” Dimuat di Media Irlandia
Menlu Joseph Wu

(Taiwan, ROC) Sidang Umum PBB akan digelar pada tanggal 14 September mendatang, media internet Irlandia, Gript kemarin (31/8) memuat tulisan Menlu Joseph Wu, dalam konten tulisan yang mengimbau agar mengikutsertakan Taiwan dalam mekanisme PBB, Taiwan berkemampuan untuk membangun sistem PBB.

Dalam laman utama media Gript memuat tulisan Menlu Joseph Wu yang bertajuk “Imajinasikan ketika mengikutsertakan Taiwan – Memperkuat sistem PBB menjadi semakin Tangguh”. Dalam tulisannya menekankan, mengabaikan komunitas Taiwan menjadi bagian dari PBB, tidak hanya menjadi tindakan pelanggaran konsep multilateralism, pelanggaran prinsip PBB yang menjunjung hak dan martabat manusia serta merongrong upaya PBB dalam promosi kemakmuran masyarakat dunia.

Joseph Wu mengemukakan, akibat mutasi virus COVID-19 melanda dunia, setiap negara mengharapkan melalui mekanisme PBB bisa menjadi solusi memecahkan permasalahan kritis, misi berat ini memerlukan kekompakan, maka seharusnya PBB menyambut kesediaan Taiwan menjadi mitra andal untuk menghadapi permasalahan.

Joseph Wu mengungkap, selain Taiwan memiliki pencegahan epidemi yang efektif, juga mampu mengakselerasi produksi massa guna memenuhi kebutuhan rantai pasokan industri, serta berlanjut memberikan bantuan nyata kepada negara sahabat, semua ini menjadi bukti nyata peran Taiwan yang membangun untuk mekanisme PBB.

Akan tetapi, Joseph Wu mengemukakan, di bawah tekanan dari Daratan Tiongkok, PBB dan instansi khusus lainnya tetap berpegang pada resolusi PBB ke-2758 pada tahun 1971 mengabaikan Taiwan, resolusi ini tidak menandakan RRT dapat mewakili Taiwan dalam mekanisme PBB, juga tidak menyebut kekuasaan RRT terhadap Taiwan.

Joseph Wu menegaskan, RRT tidak berkuasa atas Taiwan, ini menjadi fakta, saat ini hubungan lintas selat berstatus quo. Secara internasional, hanya pemerintah pilihan dari warga Taiwan yang mewakili masyarakat Taiwan. RRT keliru menyamakan resolusi PBB ini dengan prinsip “Satu Tiongkok”, secara semena-mena memaksa pandangan politiknya dalam mekanisme PBB.

Dalam tulisan Joseph Wu juga mengungkit Taiwan secara nyata menerapkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan perubahan iklim yang dicanangkan oleh PBB. Pandemi membuat dunia rapuh dan saling membutuhkan, maka Taiwan adalah bagian  kekuatan yang terandal, saatnya mengundang Taiwan ikut berpartisipasi dalam mekanisme PBB, saatnya Taiwan membantu semua kalangan.

Komentar

Terbarumore