(Taiwan, ROC) - PM Su Tseng-chang (蘇貞昌) marah-marah usai mendengarkan laporan tentang dibongkarnya kasus penyelundupan produk daging babi dengan kandungan demam babi afrika (african swine fever/ASF) dari Vietnam, dan menginstruksikan diperketatnya prosedur pemeriksaan untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Sehari setelah Pusat Penanggulangan Demam Babi Afrika mengumumkan dibongkarnya kasus penyelundupan produk daging babi dengan kandungan ASF dari Vietnam, Perdana Menteri Su hari Senin pagi segera mengadakan inspeksi di Administrasi Bea Cukai di Bandara Taoyuan.
Usai mendengarkan laporan pejabat yang mengeluh kekurangan tenaga kerja dalam menuntaskan pekerjaan pemeriksaan bea cukai, Su tampak marah-marah dan meminta pihak bersangkutan untuk menyelesaikannya sendiri.
Perdana Menteri Su mengatakan, “Kalian sendiri harus cari caranya. Sekarang orang luar yang membongkar penyelundupan, kalian malah mengajukan segudang alasan. Harus diatasi sendiri. Jangan sampai kesibukan karena kecepatan yang kalian tuntut menjadi peluang pelaku usaha untuk melanggar peraturan.”
Su juga menyenggol kurang tegasnya peraturan dan hukuman bersangkutan. Menurutnya, pelaku usaha yang terlibat penyelundupan kali ini telah 41 kali dicatat melanggar peraturan, tapi sama sekali tidak takut tanpa ancaman pencabutan izin usaha.