(Taiwan, ROC) – Pihak kepolisian Australia pada hari Sabtu tanggal 21 Agustus waktu setempat tengah melakukan patroli di jalan di kota Sydney, sekaligus menutup akses transportasi untuk masuk ke dalam kota. Pihak Australia melaporkan jika penambahan kasus positif COVID-19 baru, mendobrak jumlah tertinggi dalam sehari, dan pihak kepolisian juga tengah berupaya untuk menghentikan aksi demo protes yang dilakukan oleh masyarakat terkait anti lockdown.
Merujuk kepada informasi yang disampaikan oleh pihak pemerintah Australia, jumlah kasus positif baru di New South Wales dan Victoria mencatat angka 886 orang, dan mayoritas adalah kasus positif akibat serangan virus mutasi varian jenis Delta di kota Sydney.
Sehubungan dengan terus dilaporkan adanya penambahan kasus baru di kota lain, untuk jumlah kasus positif baru yang dilaporkan pada tanggal 19 Agustus telah mendobrak angka tertinggi harian, yakni mencatat angka sebanyak 754 orang.
Kepala Bidang Administrasi Kesehatan New South Wales dengan jumlah populasi terbanyak, Brad Hazzard mengatakan, “Kondisi di New South Wales kini berada dalam keadaan genting, dan saat ini bukan waktunya untk bersikap egois dan hanya mementingkan diri sendiri, namun sudah seharusnya memikirkan keadaan secara keseluruhan dan juga meliputi anggota keluarga sendiri.”
Kota Sydney dengan jumlah populasi lebih dari 5 juta orang, telah memberlakukan kebijakan lockdown selama beberapa pekan, dan hingga kini masih tidak mampu menghentikan penyebaran pandemi yang terus meluas, bahkan telah melewati lintas batas negara hingga ke Selandia Baru.
Hingga hari Sabtu tanggal 21 Agustus, jumlah kasus meninggal tercatat ada 3 orang dan 516 orang telah dimasukkan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Dari 85 orang yang dimasukkan ke ruang unit gawat darurat, ada 76 orang yang belum mendapatkan vaksin sama sekali.
Pihak instansi yang terkait berupaya untuk menghentikan aksi demo skala besar untuk memprotes anti lockdown yang memang belum mendapatkan perizinan sebelumnya, oleh sebab itu pihak kepolisian juga telah menurunkan sebanyak 1.500 personil ke jalan. Selain itu, kereta api juga membatalkan persinggahan di beberapa stasiun penting di kota Sydney, dan warga juga dilarang untuk memasuki pusat kota Sydney.
Media Australia setempat memberitakan bahwa di Melbourne sendiri juga dikabarkan akan ada aksi demo serupa. Gubernur Victoria, Daniel Andrews pada hari Sabtu tanggal 21 Agustus melaporkan adanya penambahan kasus positif baru sebanyak 61 orang.
Untuk kondisi di Australia sendiri, jumlah kasus positif COVID-19 memang lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga lainnya, dimana dilaporkan tercatat sebanyak 43 ribu kasus positif dan 978 kasus meninggal dunia, namun belakangan ini jumlah penambahan kasus positif baru terus mengalami pelonjakkan yang cukup signifikan.