(Taiwan, ROC) -- Situasi epidemi COVID-19 di Vietnam semakin parah, terkait dengan tindakan yang dilakukan bagi pengusaha Taiwan dan Tionghoa Perantauan yang berdomisili di Vietnam, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan, Joanne Ou pagi hari ini (18/8) menyampaikan, saat ini ada sekitar 70 ribu orang pengusaha Taiwan dan Tionghoa Perantauan di Vietnam, yang kebanyakan adalah mereka yang berdomisili di Vietnam, melalui negosiasi yang dilakukan secara agresif dengan kantor perwakilan ROC di Vietnam, pemerintah setempat akan merencanakan pemberian vaksin bagi pengusaha Taiwan dan Tionghoa Perantauan, terutama mereka yang berdomisili di kawasan perindustrian atau kawasan merah COVID-19, pemerintah Vietnam akan memasukkan dalam daftar diprioritaskan.
Joanne Ou mengemukakan, berdasarkan informasi yang diperoleh Kementerian Luar Negeri dan kantor perwakilan di Vietnam, sehubungan dengan keterbatasan jumlah vaksin yang diperoleh dari pemerintah Vietnam dan pelaksanaan vaksinasi tidak seperti yang diharapkan. Masih banyak pengusaha Taiwan dan orang asing yang belum berhasil divaksinasi. Untuk itulah Kementerian Luar Negeri berupaya berkomunikasi dengan pihak Vietnam, dan telah diperoleh respons awal.