(Taiwan, ROC) --- Baru-baru ini Haiti diguncang gempa dahsyat berkekuatan 7,2 SR. Beberapa provinsi di semenanjung selatan diberitakan mengalami kerusakan parah, dengan jumlah korban yang terus meningkat. Pada tanggal 17 Agustus 2021, Kementerian Luar Negeri (MOFA) menyampaikan, otoritas Haiti tengah melangsungkan proses evakuasi penanggulangan bencana dan memperhitungkan berapa banyak bantuan yang dibutuhkan.
MOFA di lain pihak juga telah menggelar upacara pemberian donasi yang diwakilkan oleh Kantor Duta Besar Haiti pada Selasa pagi (17/8). Wakil MOFA dan perwakilan dari Kedubes Haiti untuk ROC, Francilien Victorin telah menggelar upacara penyerahan peralatan kesehatan dan makanan kering.
Paska gempa dahsyat yang menimpa Haiti, otoritas setempat telah menyatakan harapannya agar pemerintah Taiwan dapat memberikan bantuan, guna membangun kembali pemukiman penduduk, serta mendonasikan material berupa peralatan medis dan makanan kering.
MOFA menyampaikan, otoritas Haiti dan Taiwan terus menggelar komunikasi, guna membahas bantuan mendesak yang diperlukan oleh Haiti.
Ketua Kantor Urusan Amerika Latin MOFA, Florencia Hsieh (謝妙宏) mengatakan, “MOFA akan terus mengintegrasikan kekuatan amal milik swasta ataupun pemerintah, guna memberikan peran penuh dalam menyemangati bantuan kemanusiaan dan bersama-sama membantu rekonstruksi kembali pasca gempa. Saya berharap masyarakat Haiti dapat segera kembali membangun kembali rumah mereka dan melanjutkan kehidupan seperti sebelumnya.”
Kantor Kedutaan Republik Tiongkok ROC untuk Haiti telah menyatakan kesediaan pemerintah Taiwan untuk mengirimkan tim SAR ROC, guna membantu proses pemulihan. Menjawab pertanyaan media perihal kesediaan untuk mengirimkan pesawat angkut C-130, Kementerian Pertahanan Nasional (MND) menjawab, jika Haiti mengajukan permintaan, maka MND akan bekerja sama dan memberikan bantuannya.