(Taiwan, ROC) -- Biro Sumber Energi Kementerian Ekononi dan Asosiasi Jerman di Taiwan mengelar “Forum Transformasi Sumber Energi Taiwan – Jerman 2021”, kedua belah pihak memfokuskan pada berbagi pengalaman pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai, energi hydrogen dan transformasi sumber energi lainnya, serta bagaimana mencapai target pengurangan karbon. Biro Sumber Energi menyampaikan, akan terus menggunakan pengalaman dari Jerman dalam perencanaan kebijakan target nol karbon pada tahun 2050.
Dalam pelaksanaan forum “Transformasi Sumber Energi Taiwan – Jerman 2021” yang diselenggarakan secara online. Ketua Biro Sumber Energi Kementerian Ekonomi, Yu Cheng-wei (游振偉), Kepala Divisi Kebijakan Sumber Energi - Kementerian Federal untuk Urusan Ekonomi dan Energi Jerman (Bundesministerium für Wirtschaft und Energie) Thorsten Herdan, Ketua Asosiasi Taiwan – Jerman, Jorg Polster memberikan kata sambutan, dilanjutkan dengan 9 orang pakar dari Taiwan dan Jermandi bidang sumber energy untuk memberikan ceramah.
Biro Sumber Energi menyampaikan, emisi nol secara bertahap telah menjadi tren internasional dalam beberapa tahun terakhir ini, seperti halnya bagaimana Taiwan dapat meningkatkan secara besar cakupan energi terbarukan, selain itu juga penggunaan secara luas teknologi baru dan peralatan ekonomis untuk mencapai emisi nol, yang kebanyakan mengambil contoh dari cara kerja yang dilakukan Jerman.
Energi terbarukan menjadi sumber energi utama di Jerman, mencapai 41,5% pada tahun 2020, target yang ingin dicapai adalah 65% pada tahun 2030. Yang terbaru (EEG 2021), pembentukan mekanisme pengembalian pada pihak setempat, mengurangi biaya tambahan dari EEG tenaga solar, memperkuat jaringan listrik kota dan pasar terpadu serta penerapan lainnay, diperkirakan dapat pengembangan dapat memperluas hingga ke pembangkit listrik tenaga angin daratan, aplikasi tenaga solar, dan meningkatkan energy hydrogen, jaringan listrik teknologi pintar dan memodernisasikan pembangkit listrik tenaga angin.
Bersamaan dengan itu, Jerman juga dengan jelas menetapkan target nol karbon di tahun 2050 dengan "Undang-Undang Energi Terbarukan", dan "Undang-Undang Tanggap Iklim" yang direvisi dan memajukan batas waktu menjadi 2045. Tiga pilar pencapaian target tersebut adalah penghematan energi, energi hijau, dan energi hidrogen.
Taiwan dan Jerman mulai 2015 nanti akan melalui forum transformasi ini melaksanakan dialog sumber energi, tahun 2016 akan menandatangani “kesepakatan kerja sama transformasi energi Taiwan dan Jerman”, beberapa tahun terakhi ini Taiwan menggunakan pengalaman dan pedoman yang diterapkan Jerman dalam upaya mempromosikan transformasi sumber energi.