History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Singapura Mengizinkan Penumpang dari Taiwan untuk Masuk Tanpa Menjalani Wajib Isolasi

  • 06 August, 2021
  • 陳柏萇
Singapura Mengizinkan Penumpang dari Taiwan untuk Masuk Tanpa Menjalani Wajib Isolasi
Singapura Mengizinkan Penumpang dari Taiwan untuk Masuk Tanpa Menjalani Wajib Isolasi

 (Taiwan, ROC) – Karena kecamuk COVID-19 di Taiwan yang sudah stabil, pemerintah Singapura mengumumkan mulai 7 Agustus pukul 23:59, penumpang yang telah berada di Taiwan selama 21 hari sebelum keberangkatan harus menjalani tes asam nukleat PCR di bandara setelah mereka tiba di Singapura, dan jika menunjukkan hasil yang negatif, maka tidak perlu diisolasi, serta bebas beraktivitas.

Singapura mencabut pembatasan masuk turis dari Taiwan pada Desember tahun lalu (2020). Namun, setelah merebaknya epidemi lokal di Taiwan pada pertengahan Mei tahun ini, Singapura pun segera memperkuat langkah-langkah pengendalian perbatasan untuk turis yang datang dari Taiwan, yakni para penumpang wajib menjalani tes PCR dan diisolasi selama 14 hari setelah kedatangan, lagipula masih perlu melakukan tes PCR sebanyak satu kali lagi sebelum masa isolasi berakhir.

Mengingat situasi epidemi di Taiwan yang stabil baru-baru ini, Kementerian Kesehatan Singapura pada tanggal 5 Agustus malam, mengeluarkan pers rilis yang menyatakan jika mulai tanggal 7 Agustus pukul 23:59, penumpang yang telah tinggal di Taiwan selama 21 hari, harus menjalani pemeriksaan PCR di bandara setelah mereka tiba di Singapura, jika menunjukkan hasil negatif, maka dapat bebas beraktivitas, dan tidak perlu diisolasi selama 14 hari.

Selain itu, Kementerian Kesehatan Singapura menyampaikan, pelancong jangka pendek yang telah berada di Taiwan selama 21 hari terakhir, pada saat atau dalam kurun waktu 12 hari setelah memasuki Singapura, dapat mengajukan permohonan Air Travel Pass (ATP). Penumpang harus menjalani pemeriksaan PCR pada saat kedatangan, jika hasilnya negatif, maka dapat bebas beraktivitas.

Namun, Kementerian Kesehatan menyatakan penumpang yang sampai tanggal 7 Agustus pukul 23:59 masih menjalani "stay home notice", tetap harus menjalani dan menyelesaikan proses isolasi, serta melakukan pemeriksaan.

Komentar

Terbarumore