(Taiwan, ROC) Asuransi tenaga kerja nasional Taiwan memasuki ke tahun ke-64, kementerian ketenagakerjaan pada hari ini(19) mengadakan upacara peringatan. Presiden Ma Ying-joeu pada saat memberikan sambutan mengatakan, kementerian ketenagakerjaan terus mempromosikan dana asuransi ketenagakerjaan dan memasuki di tahun ke-5, jumlah peserta yang telah menerima dana santunan dari astek melebihi dari 550 ribu orang, sehingga akan lebih menjamin kehidupan di masa tua; di samping itu, Presiden Ma juga beranggapan semestinya memberikan tunjangan lebih kepada keluarga yang melahirkan anak kembar yang bertujuan mengurangi beban ekonomi keluarga.
Asuransi tenaga kerja nasional Taiwan telah beroperasi selama 64 tahun, adapun tunjangan yang diberikan mencakup dana untuk kelahiran, sakit atau cedera, kehilangan fungsi pada organ tubuh, tunjangan untuk masa tua, kematian dan pengobatan akibat kecelakaan kerja, dana ini merupakan cakupan yang terluas yang diberikan oleh negara Taiwan, termasuk juga jumlah pembeli polis asuransi ini adalah yang terbanyak, dengan angka sementara telah melebihi dari 10 juta lebih peserta, hal ini menunjukkan jaminan untuk pekerja sangat penting.
Presiden Ma Ying-jeou mengatakan, asuransi tenaga kerja nasional memasuki era emas pada tahun 2009, sementara ini mereka yang menerima dana santuanan dari astek ini melebihi dari 550.000 peserta, agar para pekerja memiliki masa tua yang lebih terjamin. Beliau mengatakan: “ternyata satu kali penerimaan pembayaran untuk biaya bunga juga terbatas, pasti akan habis terpakai pada suatu saat, setelah memakai dana santunan hingga waktu tertentu setelah itu meminta dana kepada putra-putri, jika sekarang setiap bulan saya punya dana, setidaknya tidak perlu mengulurkan tangan untuk minta uang dengan anak, mereka beranggapan ini sangat berbeda karena demikian menunjukkan tetap ada harga diri, saya merasa ini merupakan pengamatan yang sangat berkesan.”
Di samping itu, mendorong tingkat kelahiran, kemenaker pada tahun ini juga akan memberikan tunjangan kelahiran, semula memberikan dana 1 bulan akan dinaikkan menjadi 2 bulan, bagi yang melahirkan anak kembar akan mendapatkan santunan 2 kali lipat, namun Presiden Ma beranggapan, mendidik anak kembar sangat berat, semestinya harus memberikan dukungan yang lebih memadai. Beliau mengatakan: “melahirkan anak kembar dapat menerima 2 kali lipat, saya merasa bagi yang melahirkan anak kembar mendapat 2 kali lipat relatif tidak adil, karena ibu yang satu kali melahirkan 2 anak dan harus merawat 2 anak sangat memberatkan, apakah dapat dipertimbangkan agar tunjangan yang diberikan dapat dinaikkan, sebagai tanda dukungan bagi mereka.”
Pengganti sementara menaker, Hao Feng-ming pada saat menerima wawancara dari media mengungkapkan, ketentuan bagi mereka yang melahirkan kembar atau lebih pada satu keluarga tidak dituangkan secara jelas, sementara ini masih dalam pertimbangan apakah akan menaikkan tunjangan, berapa besar tunjangan yang diberikan, hingga saat ini masih dipelajari.