(Taiwan, ROC) - Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) telah menyelesaikan pemeriksaan dan mengeluarkan dokumen bukti penyegelan dengan masa kedaluwarsa sekitar enam bulan untuk empat batch pertama sebanyak 265.528 dosis vaksin Covid-19 yang diproduksi farmasi Medigen Vaccine Biologics Corp. Taiwan.
Vaksin kini dalam tahap pemeriksaan penyegelan logistik dan dijadwalkan ditransportasikan ke rumah sakit atau stasiun vaksinasi di seluruh Taiwan, paling cepat mulai Senin petang.
FDA menerangkan, vaksin Medigen adalah vaksin jenis mRNA, efikasi antibodinya harus dieksperimen melalui binatang dan umumnya membutuhkan waktu 30 hari, tapi Medigen telah meraih otorisasi penggunaan darurat (EUA) untuk vaksinnya pada 18 Juli, sementara untuk mempercepat pemrosesannya, vaksin Medigen telah dikirim untuk pemeriksaan sejak akhir Juni hingga awal Juli.
Ketua tim pemeriksaan FDA Wang De-yuan (王德原) mengaku bahwa ia tidak mampu menjawab pertanyaan mengapa Medigen boleh mengirim vaksin untuk pemeriksaan sebelum meraih EUA, dan bahwa ia hanya memproses pemeriksaan dan penyegelan berdasarkan regulasi.
Wang mengatakan, “Ada 11 jenis tes yang harus dilaksanakan. Yang memakan waktu paling panjang adalah pemeriksaan efikasi. (Medigen) adalah vaksin protein yang sedikit berlainan dari vaksin mRNA lain yang diimpor maupun vaksin vektor adenovirus seperti AstraZeneca. Jadi untuk vaksin ini harus dilaksanakan tes imun terhadap binatang dengan durasi imun 21 hari. Setelah 21 hari ini, sampel darah akan diambil untuk pemeriksaan kenetralan virus. Untuk itu, dari awal sampai akhir, kira-kira butuh 30-35 hari.”
Hingga 1 Agustus, sebanyak 906 ribu orang telah mendaftarkan kesediaan untuk menerima vaksin Medigen. Mengenai kapan penyuntikannya akan dimulai, Menteri Kesehatan merangkap Komandan Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Chen Shih-chung (陳時中) menegaskan, pembukaan penyuntikan vaksin Medigen hanya akan dilakukan setelah pasokannya mencapai volume yang bisa memenuhi kebutuhan warga yang telah mendaftar.