(Taiwan, ROC) -- Kelompok Hak Pelajar Asing pada hari ini (16 Juli 2021) mengemukakan, Pelajar dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Pelajar asing yang tidak memiliki kartu izin tinggal (ARC) atau kartu Asuransi Kesehatan (NHI), serta siswa baru yang sedang menunggu kartu ARC tidak dapat mendaftar untuk vaksinasi COVID-19. Pihaknya mengimbau pemerintah Taiwan dapat memberikan metode khusus lainnya dalam menanggapi masalah tersebut. Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Taiwan membeberkan, pihaknya akan mendiskusikan bagaimana membantu proses vaksinasi.
"Kelompok Hak Pelajar Asing" yang terdiri dari orang-orang yang peduli dengan hak-hak siswa luar negeri mengeluarkan siaran pers dan memprakarsai penandatanganan petisi secara virtual pada pagi hari ini, pihaknya menyerukan agar semua siswa luar negeri dapat turut mendaftar vaksinasi COVID-19 publik.
Kelompok Hak Pelajar Asing menyatakan, dalam sistem pendaftaran kesediaan dan reservasi vaksinasi COVID-19 publik Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), pelajar asing hanya dapat mendaftar dengan menggunakan kartu ARC, dan nomor kartu Asuransi Kesehatan (NHI), tetapi apabila didak memiliki dokumen terkait maka para siswa luar negeri tidak dapat turut mendaftar. Juru bicara CECC, Chuang Jen-hsiang (莊人祥) kepada wartawan Central News Agency (CNA) menyampaikan, pihaknya akan menyelidiki jumlah orang yang tidak memiliki dokumen terkait di Taiwan, serta akan mendiskusikan bagaimana membantu proses vaksinasi lanjutan.